Home Bahtsul Masail Shalawat/Wirid Ramadhan Jenazah Ubudiyah Ilmu Hadits Tasawuf/Akhlak Khutbah Sirah Nabawiyah Doa Tafsir Haji, Umrah & Qurban Hikmah Tafsir Mimpi Zakat Nikah/Keluarga Ilmu Tauhid Ekonomi Syariah Doa Lainnya

Apakah Ada Shalat Malam Lailatul Qadar?

Apakah Ada Shalat Malam Lailatul Qadar?
Apakah Ada Shalat Malam Lailatul Qadar?
Apakah Ada Shalat Malam Lailatul Qadar?

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Redaksi NU Online, kami mau bertanya, sebagian masyarakat mengamalkan shalat sunnah lailatul qadar pada malam-malam tertentu. Apakah memang ada shalat sunnah lailatul qadar? Terima kasih atas keterangannya. Terima kasih. Wassalamu ‘alaikum wr. wb. (Hamba Allah/Jaksel).


Jawaban

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Penanya yang budiman, semoga Allah SWT menurunkan rahmat-Nya untuk kita semua. Shalat sunnah malam lailatul qadar jarang sekali ditemukan di dalam karya para ulama fiqih dan juga kitab-kitab tasawuf. Tetapi shalat sunnah malam lailatul qadar setidaknya dapat ditemukan pada bab keutamaan malam lailatul qadar kitab nasihat Durratun Nasihin fil Wa‘zhi wal Irsyad.


Pada kitab tersebut, shalat sunnah malam lailatul qadar dilakukan sebanyak dua rakaat di mana Surat Al-Ikhlas dibaca sebanyak 7 kali setelah pembacaan Surat Al-Fatihah pada setiap rakaatnya. Setelah salam, seseorang dianjurkan membaca istighfar (Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi) sebanyak 70 kali.


Berdasarkan riwayat dalam kitab Durratun Nashihin tersebut, orang yang melakukan shalat sunnah lailatul qadar akan diampuni dan juga kedua orang tuanya ketika ia bangun dari duduknya.


Allah, kata riwayat tersebut, juga mengutus malaikat ke surga untuk menanam pohonan, membangun istana, dan menggali sungai di surga bagi orang yang melakukan shalat sunnah lailatul qadar. (Lihat Syekh Utsman Al-Khaubawi, Durratun Nashihin fil Wa‘zhi wal Irsyad, [Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah: tanpa tahun], halaman 285-286).


Riwayat dari sahabat Ibnu Ababs ra dalam kitab ini dipermasalahkan. Riwayat tersebut dikutip dari Tafsir Al-Hanafi. Shalat lailatul qadar secara khusus memang tidak ditemukan sumber riwayatnya pada kitab-kitab primer hadits. Oleh karena itu, shalat sunnah lailatul qadar tidak ditemukan pada bab shalat-shalat sunnah di kitab-kitab fiqih.


Adapun shalat pada malam lailatul qadar dengan kata “pada”, sekali lagi shalat pada malam lailatul qadar, dapat dimungkinkan karena setiap orang akan melalui lailatul qadar yang terdapat pada salah satu malam di 10 akhir Ramadhan (seperti diyakini mayoritas ulama Mazhab Syafi’i). Shalat pada malam lailatul qadar bahkan dapat menjadi keharusan bila dinazarkan sebagaimana keterangan berikut:


لو نذر الصلاة ليلة القدر لزمه أن يصلي تلك الصلاة في جميع ليالي العشر لأجل الإبهام


Artinya, “Seandainya seseorang bernazar untuk melakukan shalat sunnah pada malam lailatul qadar, maka ia wajib menunaikan shalat tersebut setiap malam pada 10 terakhir Ramadhan karena samar (pada malam ke berapa lailatul qadar berada),” (Al-Khatib As-Syarbini, Mughnil Muhtaj ila Ma’rifati Ma’ani Alfazhil Minhaj, [Beirut, Darul Ma’rifah: 1997 M/1418 H], juz IV, halaman 483).


Demikian jawaban singkat kami. Semoga bisa dipahami dengan baik. Kami selalu terbuka dalam menerima kritik dan saran dari para pembaca.


Wallahul muwaffiq ila aqwathih thariq,

Wassalamu ’alaikum wr. wb.


(Alhafiz Kurniawan)



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Bahtsul Masail Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×