Assalamuโalaikum wr. wb.ย Ketika daftar tunggu untuk menunaikan ibadah haji sangat panjang bahkan di daerah saya mencapai 22 tahun, umrah menjadi salah satu alternatif. Cuma selama ini umrah dianggap sebatas jalan-jalan dan rekreasi belaka. Pertanyaan saya pak kiai: Pertama, apakah wajib atau sunah melaksanakan umrah? Kedua, apakah umrah bisa menggugurkan kewajiban haji?ย Wassalamuโalaikum wr. wb (Maswaie/Dusun Sato'an-Desa Gapurana, Kec: Talango, Kab.ย Sumenep)
Jawaban:
Assalamuโalaikum wr. wb
Penanya yang budiman, semoga selalu dirahmati Allah swt. Bahwa adanya ketidakseimbangan antara yang mendaftar haji dengan kuota yang tersedia memicu terjadinya antrean yang lama bagi calon jamaah haji Indonesia, bahkan bisa berpuluh-puluh tahun. Hal ini karena adanya ketidakseimbangan antara yang mendaftar haji dan kuota yang tersedia.
Kalangan muslim yang secara ekonomi sudah mampu tetapi karena melihat daftar tungguย haji yang lama, di samping usia yang sudah tidak muda lagi pada akhirnya menjadikan umrah sebagai alternatif.
Para ulama sendiri berbeda pendapat mengenai status hukum umrah. Menurut madzhabย Maliki dan mayoritas ulama dari kalangan madzhabย Hanafi menyatakan bahwa umrah hukumnya adalah sunah mu`akkadah, sekali seumur hidup. Tetapi menurut sebagian ulama lain dari kalangan madzhabย Hanafi hukumnya wajib, sekali seumur hidup.
ุฐูููุจู ุงููู ูุงูููููููุฉู ููุฃูููุซูุฑู ุงููุญููููููููุฉู ุฅูููู ุฃูููู ุงููุนูู ูุฑูุฉู ุณููููุฉู ู ูุคููููุฏูุฉู ููู ุงููุนูู ูุฑู ู ูุฑููุฉู ููุงุญูุฏูุฉู ููุฐูููุจู ุจูุนูุถู ุงููุญููููููููุฉู ุฅูููู ุฃููููููุง ููุงุฌูุจูุฉู ููู ุงููุนูู ูุฑู ู ูุฑููุฉู ููุงุญูุฏูุฉู ุนูููู ุงุตูุทููุงูุญู ุงููุญููููููููุฉู ููู ุงููููุงุฌูุจู
Artinya: "Para ulama dari kalangan madzhab Maliki dan mayoritas ulama dari kalangan madzhab Hanafi berpendapat bahwa hukum umrah itu sunah mu`akkadah, sekali seumur hidup. Sedangkan sebagian ulama dari kalangan madzhab Hanafi menyatakan hukumnya adalah wajib, sekali dalam seumur hidup, dan wajib di sini adalah dalam pengertian madzhab Hanafi." (Lihat, Wizarah al-Awqaf was Syu`un al-Islamiyyah-Kuwait, al-Mausu'ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, cet ke-1, Mesir-Dar ash-Shafwah, juz, XXX, h. 315)
Madzhabย Hanafi membedakan antara hukum fardlu dan wajib. Menurut mereka fardlu adalah sesuatu yang ditetapkan dengan dasar dalil yang qathโi, seperti Al-Qur'an, hadits mutawatir dan ijma'. Sedang wajib adalah sesuatu yang ditetapkan dengan dasar dalil zhanni, seperti dengan khabar ahad.
ููููุงููุชู ุงููุญููููููููุฉู: ุงูููููุฑูุถู ู ูุง ุซูุจูุชู ุจูููุทูุนูููู ููุงููููุงุฌูุจู ุจูุธููููููู
Artinya: "Madzhabย Hanafi berpendapat bahwa fardlu adalah sesuatu yang ditetapkan berdasarkan dalil yang qath'i, sedang wajib adalah sesuatu yang ditetapkan berdasarkan dalil yang zhanni."ย (Lihat, Al-Asnawi, Nihayatus Sul Syarhu Minhajil Wushul, Bairut-Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, cet ke-1, 1420 H/1999 M, juz, I, h. 38)
Sedangkan menurut pendapat yang azhhar dalam madzhabย Syafi'i dan menurut madzhabย Hanbali, hukum umrah adalah wajib sekali dalam seumur hidup. Namun Imam Ahmad bin Hanbal menegaskan bahwa umrah tidak wajib bagi penduduk kota Makkah karena rukun umrah yang paling dominan adalah thawaf, sedang mereka terbiasa melakukannya.
ููุงููุฃูุธูููุฑู ุนูููุฏู ุงูุดููุงููุนููููุฉู ูููููู ุงููู ูุฐูููุจู ุนูููุฏู ุงููุญูููุงุจูููุฉู ุฃูููู ุงููุนูู ูุฑูุฉู ููุฑูุถู ููู ุงููุนูู ูุฑู ู ูุฑููุฉู ููุงุญูุฏูุฉู ุ ููููุตูู ุฃูุญูู ูุฏู ุนูููู ุฃูููู ุงููุนูู ูุฑูุฉู ูุงู ุชูุฌูุจู ุนูููู ุงููู ููููููู ุ ููุฃูููู ุฃูุฑูููุงูู ุงููุนูู ูุฑูุฉู ู ูุนูุธูู ูููุง ุงูุทููููุงูู ุจูุงููุจูููุชู ููููู ู ููููุนูููููููู ููุฃูุฌูุฒูุฃู ุนูููููู ู
Artinya: "Pendapat yang azhhar dalam madzhabย Syafiโi, dan merupakan pendapat yang juga dianut madzhabย Hanbali adalah bahwa umrah itu hukumnya wajib, sekali dalam seumur hidup. Namun Imam Ahmad bin Hanbal menegaskan bahwa kewajiban tersebut tidak berlaku bagi penduduk kota Makkah karena sebagian besar rukun umrah adalah thowaf di Ka'bah, sedang mereka biasa melakukannya, maka hal itu sudah mencukupi bagi mereka." (Lihat, Wizarah al-Awqaf wa asy-Syu`un al-Islamiyyah-Kuwait, al-Mausuโah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, cet ke-1, Mesir-Dar ash-Shafwah, juz, XXX, h. 315)
Kendati para ulama berbeda mengenai status hukum umrah, ada yang mengatakan wajib dan ada yang mengatakan sunnah mu`akkadah, namun umrah tidak dengan serta merta bisa menggugurkan kewajiban haji meskipun pahalanya besar. Umrah bisa dilaksanakan kapan saja, tetapi haji hanya bisa dilaksanakan pada bulan-bulan tertentu sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah swt:
ย ุงููุญูุฌูู ุฃูุดูููุฑู ู ููุนููููู ูุงุชู ููู ูู ููุฑูุถู ูููููููู ุงููุญูุฌูู ูููุงู ุฑูููุซู ูููุงู ููุณูููู ูููุงู ุฌูุฏูุงูู ููู ุงููุญูุฌูู ููู ูุง ุชูููุนููููุงู ู ููู ุฎูููุฑู ููุนูููู ููู ุงูููููู ููุชูุฒููููุฏููุงู ููุฅูููู ุฎูููุฑู ุงูุฒููุงุฏู ุงูุชููููููู ููุงุชููููููู ูุงุฃูููููู ุงูุฃูููุจูุงุจู
Artinya: "(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barangsiapa mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok (rafats), berbuat maksiat dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allah mengetahuinya. Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baiknya bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!"ย (Q.S. Al-Baqarah [2]: 197)
Demikian jawaban yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa dipahami dengan baik. Bagi kalangan muslim yang hendak menunaikan ibadah umrah maka singkirkan jauh-jauh niat untuk berekreasi, teguhkan niat hanya untuk mencari keridlaan Allah semata. Dan kami selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik dari para pembaca.
Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq,
Wassalamuโalaikum wr. wb
(Mahbub Maโafi Ramdlan)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Imbau Masyarakat Aceh Jaga Kondusivitas usai Kerusuhan dan Pengibaran Bendera GAM Sabtu
Terkini
Lihat Semua