Probolinggo, NU Online
Puluhan
pemuda yang tergabung dalam Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda
Ansor Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo mengadakan program
bantuan sosial (bansos) bertajuk Jumat Barokah, pada Jumat (27/1).
Kegiatan
ini dilakukan dalam bentuk gotong royong merehabilitasi Rumah Tidak
Layak Huni (RTLH) di Desa Rondokuning Kecamatan Kraksaan. Aksi gotong
royong ini melibatkan para pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Kraksaan,
Ranting dan beberapa tetangga sekitar rumah sasaran.
“Program
bantuan sosial Jum’at Barokah ini bertujuan untuk menghidupkan dan
melestarikan budaya gotong royong yang mulai terkikis di tengah-tengah
masyarakat, terutama di kalangan pemuda,” kata Ketua PAC GP Ansor
Kecamatan Kraksaan Mahrus Ali.
Dalam kegiatan tersebut, para
pemuda Ansor ini berbagi peran dalam melakukan rehabilitasi RTLH. Ada
yang bertugas melakukan plesterisasi, mengecat tembok dan pintu hingga
mengaduk bahan bangunan. Sehingga tidak mengherankan, dalam sekejab
proses rehab tersebut sudah selesai.
“Ini adalah bentuk nyata
yang bisa dilakukan oleh para pemuda Ansor yang ada di Kecamatan
Kraksaan. Kami tidak ingin hanya berwacana saja, tetapi bagaimana bisa
memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dari
kalangan masyarakat miskin dan tidak mampu,” jelasnya.
Dengan
kegiatan tersebut, Mahrus yang sehari-hari menggeluti usaha batik tulis
ronggo mukti ini mengharapkan agar apa yang dilakukan ini bisa membantu
masyarakat untuk hidup dan tinggal di rumah yang layak, bersih dan
sehat.
“Setidaknya kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi
masyarakat sekakigus kampanye untuk menghidupkan kembali budaya gotong
royong yang dipelopori oleh Pemuda Ansor Kraksaan. Karena kami prihatin
dengan budaya gotong royong yang sudah mulai ditinggalkan oleh
masyarakat,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)
