Herman merupakan salah satu orang terpandang di kampungnya. Tetapi dia harus menghadapi penyakit dalam yang akut, kerusakan hati.
Setelah diperiksa oleh dokter di sebuah rumah sakit kelas satu, hati Herman harus ditransplantasi.
“Bapak harus melakukan transplantasi hati kalau ingin sembuh total,” terang sang dokter.
“Maksudnya hati saya harus diganti, dok?” tanya Herman.
“Benar pak, dan bapak harus mencari donornya,” dokter lagi.
“Saya minta tolong saja dok, carikan donor hati seorang anggota DPR,” pinta Herman.
“Kenapa harus anggota DPR, pak?” dokter keheranan.
“Karena hati mereka jarang dipakai, dok,” seloroh Herman. (Fathoni)
