Makkah, NU Online
Puncak pelaksanaan haji, yakni wukuf di Padang Arafah, akan berlangsung pada Jumat, 3 Oktober, mendatang. Karenanya, para jamaah diharapkan untuk menjaga kondisi fisik agar pelaksanaan puncak ibadah haji tersebut berjalan dengan lancar.
<>
Penegasan ini disampaikan H Farmadi Hasyim, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya, Jawa Timur, dari Makah kepada NU Online, usai shalat Ashar, Kamis (25/9), waktu Saudi Arabia.
Waktu selama satu pekan dirasa cukup untuk menjaga kondisi fisik para jamaah agar bisa melaksanakan wukuf dengan sempurna selama di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina). Sebagai solusi, Wakil Ketua PW Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jawa Timur ini menyarankan agar para jamaah haji gelombang kedua jangan memaksakan diri untuk menunaikan ibadah umrah berkali-kali.
"Cukup umrah sekali saja, agar stamina betul-betul dijaga sampai wukuf," kata Ustadz Farmadi, sapaan akrabnya. Apalagi pada pelaksanaan haji kali ini disebut juga dengan haji akbar, jadi kondisi fisik harus benar-benar prima, lanjutnya.
Yang juga tidak kalah penting, menurutnya, adalah minta doa kepada keluarga dan umat Islam di Tanah Air. "Doa dari Indonesia akan semakin memperkuat agar seluruh jamaah bisa melaksanakan prosesi haji dengan sempurna," terangnya.
Kandidat doktor di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ini menjelaskan bahwa prosesi haji tinggal delapan hari lagi. "Pada tanggal 8 Zulhijah atau 2 Oktober (Kamis) seluruh jamaah akan diberangkatkan dari Makkah ke Arafah, biasanya dimulai setelah shalat Dzuhur," katanya.
Keesokan harinya atau 9 Zulhijah yang bertepatan dengan tanggal 3 Oktober jamaah melakukan wukuf. "Setelah waktu Magrib, jamaah bergerak ke Muzdalifah untuk bermalam," terangnya. Bagi jamaah Indonesia disarankan bergerak dari Muzdalifah ke Mina setelah tengah malam untuk selanjutnya melempar jumrah di Mina, lanjutnya.
"Di Mina jamaah bermalam selama dua hari bagi yang melaksanakan nafar awal atau tiga hari jika melaksanakan nafar akhir," pungkasnya. Akan ada 2,5 juta hingga 3 juta umat Islam yang akan berhaji. Sedangkan jumlah jamaah haji Indonesia sekitar 168.800 orang. (Syaifullah/Mahbib)
Editor: Redaksi