Jakarta, NU Online
Mantan Menteri Luar Negeri Inggris Jack Straw dilaporkan membenci kelompok Yahudi dengan “dana tak terbatas” untuk konflik Israel-Arab.
<>
“Saya hampir jatuh dari kursi Inggris reyot saya hari ini ketika mantan Menteri Luar Negeri Inggris Jack Straw berbicara di meja bundar Global Diplomatic Forum di British House of Commons…. Dia mengatakan “dana tak terbatas” yang tersedia bagi organisasi Yahudi dan AIPAC di Amerika Serikat untuk mengontrol dan mengalihkan kebijakan Amerika di wilayah tersebut,” kata mantan anggota Knesset, badan legislatif Israel, Einat Wilf di akun facebooknya.
Straw juga membenci “obsesi” Jerman untuk mempertahankan Israel. Wilf menambahkan “Saya kira, dia lupa menyebut Yahudi telah mengontrol media…”
Straw pernah memiliki sejarah menyinggung para pemimpin Israel dalam ucapan-ucapannya pada konflik Israel-Arab. Pada 2003, dia membuat marah dengan membandingkan Isreal dengan Saddam Hussein.
Pada 2006 dia mengatakan dunia harus memberi perhatian terkait dengan upaya menonaktifkan kemampuan nuklir Israel sama seperti program nuklir Iran.
Dibawah kepemimpinannya, Kemenlu Inggris menjalin ikatan dengan anggota Hamas. (islam.ru/mukafi niam)
