Semarang, NU Online Jateng
NU Peduli Kemanusiaan PWNU Jawa Tengah kembali memberangkatkan relawan NU Peduli Jawa Tengah tahap kedua untuk melanjutkan misi kemanusiaan pascabencana di Aceh. Pelepasan relawan dilaksanakan di Gedung PWNU Jawa Tengah, Ahad (25/1/2026). Pemberangkatan tahap kedua terdiri 13 relawan dengan fokus wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah yang akan berangkat Senin 26 Januari 2026 besok. Sejumlah fasilitas pendidikan dan keagamaan menjadi sasaran utama bantuan yang akan dilaksanakan oleh Tim Relawan tahap dua ini.
Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah KH Mandzur Labib menyampaikan bahwa keberangkatan relawan tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari misi kemanusiaan yang telah berjalan hampir satu bulan sebelumnya.
“Kalau yang tahap pertama di Aceh Timur, insyaAllah yang tahap kedua ini kita akan konsentrasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah, ada beberapa fasilitas pendidikan maupun keagamaan yang akan kita bantu: ada masjid, renovasi masjid, pondok pesantren, mushola, atau tempat-tempat pendidikan atau madrasah yang ada di sana,” ungkapnya.
Selain itu, NU Peduli Jawa Tengah juga akan memberikan dukungan di bidang sanitasi.
“Juga kita akan menyediakan membantu sanitasi yaitu MCK di beberapa tempat,” lanjutnya.
Gus Mandzur berharap kehadiran relawan NU Peduli tahap kedua dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga Nahdliyin Jawa Tengah yang telah berpartisipasi melalui donasi.
“Infaq dari donasi dari Nahdliyin se-Jawa Tengah melalui LAZISNU, kami haturkan terima kasih, sangat bermanfaat. Kami haturkan jazakumullah ahsanal jaza’,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa pengabdian relawan merupakan bagian dari ibadah sosial, namun tetap harus diimbangi dengan ketaatan ibadah personal.
“Kalian semua berangkat dengan misi kemanusiaan termasuk ibadah yang ghairah mahdho, tetapi jangan lupa tetap melaksanakan ibadah mahdohnya yaitu shalat. Jadi sesibuk-sibuknya pekerjaan di lapangan, tetap harus menjalankan ibadah shalat meskipun dengan jamak,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris LPBI NU Jawa Tengah Cucun Supredi memaparkan rencana teknis kegiatan relawan tahap kedua. Ia menjelaskan bahwa fokus utama di Kabupaten Bener Meriah adalah pekerjaan fisik dan pemenuhan kebutuhan pesantren.
“Untuk tahap dua di Kabupaten Bener Meriah itu ada beberapa kegiatan fisik. Yang pertama MCK di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, nanti beserta dengan pengadaan kitab-kitab. Yang kedua, MCK dan pengadaan kitab di Pondok Pesantren Nurul Islam,” jelasnya.
Selengkapnya klik di sini.
