NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80
Nasional

Ketua PBNU Nilai Gejolak Pilkada Jakarta 2024 Cenderung Sama dengan Pilpres

NU Online·
Ketua PBNU Nilai Gejolak Pilkada Jakarta 2024 Cenderung Sama dengan Pilpres
Ketua PBNU Ahmad Suaedy. (Foto: istimewa)
Bagikan:

Jakarta, NU Online

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan 27 November 2024 sebagai hari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan diselenggarakan di 37 provinsi di Indonesia, termasuk Jakarta.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Suaedy menilai, gejolak Pilkada Jakarta 2024 cenderung sama tensinya dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Salah satu indikatornya karena sudah tidak ada lagi ketegangan atas nama agama melalui isu SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).

"Kalau melihat arah dari pemilihan presiden kemarin, sebenarnya ketegangan agama melalui isu sara sudah jauh sekali menurun dan kecenderungan DKI ini mengarah seperti apa yang terjadi saat Pilpres sangat kondusif," kata Suaedy saat ditemui NU Online, belum lama ini.

Ia menjelaskan, perdebatan Pilpres 2024 terdapat pembahasan tentang program, sehingga hampir tidak ada tuduhan-tuduhan agama atau rasisme dan sebagainya.

"DKI saya melihat (juga) akan seperti itu," kata Suaedy.

Lebih lanjut, ia meminta para calon dan partai politik dapat berkompetisi dengan sehat melalui gagasan-gagasan yang dituangkan dari program kerja yang sudah dirancang.

"Saya kira para pasangan calon dan partai politik harus berkompetisi berkaitan dengan program. Bukan lagi bicara soal etnis, agama dan seterusnya, bahkan kecenderungannya sudah kondusif saya kira," katanya.

Menurut Suaedy, jika para tokoh-tokoh mulai dari agama, politik, tim sukses, dan paslon sudah berbicara mengenai program, maka masyarakat akan memilih berdasarkan programnya bukan karena etnis atau agama.

"Jadi masyarakat milih programnya bukan hanya karena etnis apa, agama apa?" terangnya.

Tahapan Pilkada 2024

Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan: 5 Mei - 9 Agustus 2024

Pengumuman pendaftaran pasangan calon: 24-26 Agustus 2024

Pendaftaran pasangan calon: 27-29 Agustus 2024

Penelitian persyaratan calon: 27 Agustus - 21 September 2024

Penetapan pasangan calon: 22 September 2024

Kampanye: 25 September - 23 November 2024

Pemungutan suara: 27 November 2024

Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil: 27 November - 16 Desember 2024

Artikel Terkait

Ketua PBNU Nilai Gejolak Pilkada Jakarta 2024 Cenderung Sama dengan Pilpres | NU Online