NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80
Nasional

Menhaj Dorong Kurma Lokal Masuk Ekosistem Haji

NU Online·
Menhaj Dorong Kurma Lokal Masuk Ekosistem Haji
Menhaj Irfan Yusuf melakukan kunjungan kerja ke Kurma Park, Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. (Foto: Kemenhaj)
Suci Amaliyah
Suci AmaliyahKontributor
Bagikan:

Jakarta, NU Online 

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Yusuf) mendorong kurma lokal sebagai bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi haji di Indonesia sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Gus Irfan usai melakukan kunjungan kerja ke Kurma Park, Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. 

Gus Irfan mengatakan langkah ini merupakan wujud nyata dari agar penyelenggaraan haji dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di Tanah Air.

"Harapan kami nanti jamaah haji Indonesia tidak perlu lagi membeli kurma di Arab Saudi. Baik itu kurma dari Jawa Timur, NTB, NTT, maupun provinsi lainnya. Kita ingin uangnya berputar di masyarakat Indonesia sendiri," ujar Gus Irfan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Selain dampak ekonomi secara makro, penggunaan kurma lokal dinilai akan sangat memudahkan jamaah haji secara teknis. 

Menhaj menyoroti batasan berat bagasi maskapai yang selama ini menjadi kendala bagi jamaah. Ia pun berharap hal ini dapat memberikan solusi logistik terhadap keluhan tersebut.

Nantinya, Jamaah haji tidak perlu lagi terbebani oleh tentengan kurma dari Arab Saudi yang sering kali melampaui batas bagasi sebesar 27 kilogram. 

"Dan kami yakin harga kurma di Tanah Air jauh lebih murah dibanding harga kurma di Arab Saudi," tuturnya.

Gus Irfan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penuh keberadaan Kurma Park di Pasuruan. Ia berharap model perkebunan ini dapat direplikasi di daerah lain untuk memperkuat ekosistem haji.

"Saya mengapresiasi peran pemerintah daerah dalam mendukung perkebunan kurma ini. Semoga kurma di tempat ini bisa mengambil peran sentral dalam pengembangan ekosistem ekonomi haji di Indonesia, sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat kita," tandas Gus Irfan.

Editor: Patoni

Artikel Terkait

Menhaj Dorong Kurma Lokal Masuk Ekosistem Haji | NU Online