Jakarta, NU Online
NU Care-LAZISNU menyalurkan 600 paket bantuan pendidikan bagi anak-anak yatim dan paket bantuan sembako untuk kaum duafa. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir ke-100 NU berdasarkan tarikh Masehi.
Sekretaris LAZISNU PBNU H Moesafa menyampaikan bahwa para penerima manfaat berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek). Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial NU kepada kelompok rentan, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
“Penyaluran ini sekaligus dalam rangka mengiringi dan menyemarakkan Peringatan Hari Lahir 100 Tahun Masehi Nahdlatul Ulama pada tanggal 31 Januari 2026 hari Sabtu besok,” ujarnya dalam Acara Menyogsong 1 Abad MAsehi NU: Menguatkan Kerja-Kerja Kemanusiaan di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Moesafa menjelaskan, paket bantuan pendidikan yang disalurkan meliputi buku, alat tulis, susu, makanan ringan, serta uang tunai untuk membantu kebutuhan pendidikan para penerima pada semester genap sekolahnya. Sementara paket sembako terdiri atas beras, gula, minyak, dan kecap guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga.
Menurutnya, usia 100 tahun merupakan fase penting bagi NU sebagai organisasi keagamaan untuk melakukan refleksi dan evaluasi, terutama dalam memperkuat kerja-kerja kemanusiaan dan pelayanan kepada umat.
“Semoga kita semakin bisa memperbaiki diri terutama memperbaiki kinerja atas apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua,” katanya.
Ia menambahkan, NU Care-LAZISNU akan terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas program pemberdayaan umat. Penyaluran bantuan ini, lanjutnya, menjadi langkah awal di bulan Sya’ban dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
“Insyaallah rencananya akan semakin luas cakupan penerima manfaat bantuan ini,” ucapnya.
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Ginanjar Sya’ban menegaskan bahwa PBNU melalui NU Care-LAZISNU senantiasa hadir dalam memberikan bantuan kemanusiaan, baik dalam situasi darurat maupun program berkelanjutan.
“Kami hadir memberikan kemanfaatan seperti di titik-titik bencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Aceh, dan wilayah Indonesia lainnya. Mohon doanya mudah-mudahan NU Care-LAZISNU ini bisa terus memberikan kemanfaatan yang lebih luas,” ucapnya.
Salah Salah satu penerima manfaat, Sakila Queenita (11), mengungkapkan kebahagiaannya setelah menerima paket pendidikan. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantunya dalam menunjang kebutuhan sekolah.
“Buku dan alat tulis ini sangat bantu aku buat sekolah, uang yang ku terima rencana buat ku tabung,” ucapnya.
Sementara itu, Nining Yusniar (50) penerima paket sembako, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, paket sembako tersebut sangat membantu keluarganya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Ada beras, ini bantu keluarga banget karena banjir ini, harga beras jadi tidak menentu,” katanya.
