Home Khutbah Hikmah Ekonomi Syariah Bathsul Masail Ubudiyah Fiqih Difabel Warisan Zakat Nikah Video Foto Download

Arti Mimpi Menyembelih Hewan

Arti Mimpi Menyembelih Hewan
Mimpi tentang hewan
Mimpi tentang hewan

Di antara mimpi yang dialami oleh seseorang adalah bermimpi tentang hewan dan ihwal seputarnya. Mimpi dalam kategori ini cukup banyak, mulai dari mimpi menyembelih hewan, mimpi berbicara dengan hewan, mimpi berada di perut hewan serta beragam jenis mimpi lainnya. 

 

Mimpi Nabi Ibrahim ‘aliahissalâm
Para ulama mu’abbirîn (ulama penafsir mimpi) sudah membahas secara detail makna dari mimpi-mimpi yang berkaitan dengan hewan seperti itu. Khususnya mimpi yang berkaitan dengan menyembelih hewan. Mengingat mimpi jenis ini pernah dialami oleh Nabi Ibrahim ‘aliahissalâm yang bermimpi menyembelih putranya (sebagai hayawanun nâthiq: hewan berakal), yang secara jelas tercantum dalam Al-Qur’an:


قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

 

Artinya, “Nabi Ibrahim ‘alaihissalâm berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai Bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar." (QS. As-Shaffat: 102)


Dari ayat tersebut syariat mencetuskan anjuran melaksanakan ibadah kurban di setiap bulan Dzulhijah. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian syariat bermula dari mimpi yang dialami oleh para nabi. Sebab mimpi yang dialami oleh para nabi adalah bentuk mukâsyafah ruhâni, sehingga bisa dipastikan merupakan petunjuk dari Allah. Mengenai pembahasan ini, Ibnu ‘Asyur menjelaskan dalam menafsiri ayat di atas:


فَإِنَّ أَرْوَاحَ الْأَنْبِيَاءِ لَا تَغْلَبُهَا الْأَخْلَاطُ، وَلَا تَجُولُ حَوَاسُّهُمُ الْبَاطِنَةُ فِي الْعَبَثِ، فَمَا رُؤْيَاهُمْ إِلَّا مُكَاشَفَاتٌ رُوحَانِيَّةٌ عَلَى عَالِمِ الْحَقَائِقِ

 

Artinya, “Sesungguhnya ruh para nabi tidak dikuasai oleh kekeliruan dan pandangan batin mereka tidak menampakkan hal yang sia-sia, maka mimpi yang dialami mereka adalah bentuk mukâsyafah ruhani atas Allah Dzat yang maha mengetahui segala hakikat.” (Ibnu Asyur, At-Tahrîru wat Tanwîr, juz IX, halaman 115).


Beda halnya dengan mimpi yang dialami oleh selain nabi, maka mimpi yang dialami oleh mereka tidak bisa ditafsirkan secara serampangan, tapi perlu merujuk pada arti mimpi yang telah dijelaskan oleh para ulama Mu’abbirîn.

 

Mimpi Menyembelih Hewan Kurban

Para ulama mu’abbirin menafsiri mimpi menyembelih hewan kurban dengan arti akan adanya kebahagiaan, keselamatan dari rasa sulit atau dari sakit yang dialami, atau memiliki arti akan adanya kenaikan derajat dan kebaikan bagi orang yang bermimpi.

 

Jika seseorang bermimpi menyembelih hewan di suatu tempat, namun hewan tersebut tidak layak atau tidak memenuhi syarat kurban, maka mimpi tersebut memiliki arti akan ada kesengsaraan yang terjadi di tempat tersebut, atau akan ada orang yang mati di tempat tersebut. Jika hewan yang disembelih tampak besar, maka yang meninggal adalah orang besar (terkenal).

 

Jika yang disembelih hewan yang masih kecil, maka yang meninggal adalah orang kecil atau orang biasa. Jika yang disembelih hewan jantan, maka yang meninggal adalah seorang laki-laki. Sebaliknya jika yang disembelih hewan betina, maka yang meninggal adalah seorang perempuan.

 

Mimpi Menyembelih Hewan Selain Kurban
Sedangkan mimpi menyembelih hewan untuk ia makan atau untuk diberikan kepada orang lain tanpa ada maksud berkurban, maka artinya adalah akan datang padanya suatu kebaikan atau suatu kemanfaatan. Jika dalam mimpinya orang yang menyembelih adalah seorang pemimpin atau penguasa, maka mimpi tersebut menunjukkan arti kalau rakyatnya merasakan ketenangan dan kedamaian dalam masa kepemimpinannya.

 

Jika mimpinya berupa menyembelih hewan yang haram dimakan, maka menunjukkan kalau dirinya telah menggunakan harta haram. Jika yang menyembelih adalah seorang pekerja atau karyawan, maka mimpi itu menunjukkan kalau dia melakukan pekerjaan haram. Jika orang yang menyembelih adalah seorang hakim, maka menunjukkan kalau hakim tersebut telah memberi putusan hukum yang salah. (Abul Abbas Ahmad bin Abdurrahman, Qawâ’id Tafsîril Ahlâm, halaman 309-311). 


Perbuatan menyembelih sering dikaitkan dengan seorang hakim. Seperti perumpamaan yang dijelaskan oleh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam dalam salah satu haditsnya:


مَنْ وَلِيَ الْقَضَاءَ أَوْ جُعِلَ قَاضِيًا بَيْنَ النَّاسِ فَقَدْ ذُبِحَ بِغَيْرِ سِكِّينٍ

 

Artinya, “Barang siapa memegang kewenangan urusan peradilan, atau dijadikan hakim di tengah-tengah masyarakat, sungguh dia telah disembelih tanpa pisau”(HR. At-Tirmidzi).

 

Mimpi Berbincang dengan Hewan
Ketika seseorang bermimpi berbincang-bincang dengan hewan atau hewan tampak memiliki sifat seperti manusia, maka mimpi tersebut menunjukkan beberapa kemungkinan arti. Di antaranya ia akan berdamai dengan musuh-musuhnya. Ia akan aman dari rasa takut dan akan terpenuhi keinginannya.


Mimpi Berada di Perut Hewan
Jika seseorang bermimpi berada di dalam perut seekor hewan dan tak dapat keluar dari tempat itu, maka mengandung dua penafsiran. Jika orang yang bermimpi dalam keadaan sakit, maka mimpi tersebut menunjukkan kalau ia akan segera meninggal dunia. Jika orang yang bermimpi dalam keadaan sehat, maka mengandung arti kalau ia akan sakit, akan dipenjara, atau akan mengalami kesengsaraan.
Demikian beragam arti dari mimpi tentang hal-hal yang berkaitan dengan hewan.

 

Dengan mengetahui berbagai arti dari mimpi di atas, setidaknya mimpi yang kita alami dapat diarahkan dalam penafsiran yang tepat. Wallahu a’lam.

 

Gus M. Ali Zainal Abidin, Pengajar di Pesantren Annuriyah Kaliwining, Rambipuji, Jember.

Posisi Bawah | Youtube NU Online