IMG-LOGO
Trending Now:
Doa

Doa Setelah Minum Air

Jumat 18 Maret 2016 20:2 WIB
Share:
Doa Setelah Minum Air
Semua makhluk hidup tidak ada yang memungkiri pentingnya air minum. Air minum membasahi tenggorokan saat haus. Air minum juga menyejukkan lambung. Air minum juga dapat mendorong makanan yang tersangkut di tenggorokan. Berikut ini doa yang bisa dibaca usai menghirup air minum.

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ جَعَلَهُ عَذْبًا فُرَاتًا بِرَحْمَتِهِ وَلَمْ يَجْعَلْهُ مِلْحًا أُجَاجًا بِذُنُوْبِنَا

Alhamdulillâhilladzî ja‘alahû ‘adzban furâtan bi rahmatih. Wa lam yaj‘alhu milhan ujâjan bi dzunûbinâ

Artinya, “Segala puji bagi Allah yang menjadikan air ini tawar lagi bening dengan sebab rahmat-Nya, dan tidak menjadikan air ini asin pahit lagi butek dengan sebab dosa kami,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta).

Doa ini memberikan pelajaran kepada manusia untuk senantiasa menjaga lingkungan demi menjaga kualitas air tanah. Pasalnya tanah yang sudah terkontaminasi dengan pelbagai racun dan aneka limbah baik rumah tangga maupun industri entah sektor pertambangan entah sektor lainnya juga ikut mencemari kualitas air bersih.

Air minum menyuguhkan kenikmatan bagi segenap makhluk. Jangan sampai Allah mengurangi bahkan-na'udzu billah-mencabut kenikmatan air minum dengan sebab dosa kerusakan yang kita perbuat. (Alhafiz K)

Share:
Kamis 17 Maret 2016 23:0 WIB
Doa Lengkap Sesudah Makan
Doa Lengkap Sesudah Makan
Kalau pembuka makan diisi dengan doa, alangkah baiknya kalau sesudah makan ditutup dengan doa. Doa makan merupakan bentuk syukur kepada Allah atas nikmat makan yang baru saja diterima. Berikut ini alternatif doa yang bisa dibaca sesudah makan.

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنَا هَذَا الطَّعَامَ وَرَزَقَنَا إِيَّاهُ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلَا قُوَّةٍ

Alhamdulillâhilladzî ath‘amanâ hadzat tha‘âma wa razaqanâ iyyâhu min ghairi haulin minnî wa lâ quwwatin.

Artinya, “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kami makan dengan makanan ini dan telah mengaruniakan kami akan itu makanan dengan tiada daya dan upaya dari kami,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta).

Adapula doa sesudah makan sebagaimana berikut ini.

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ المُسْلِمِيْنَ

Alhamdulillâhilladzî ath‘amanâ wa saqânâ wa ja‘alanâ minal muslimîn.

Artinya, “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan telah memberi kami minum, dan menjadikan kami termasuk orang yang patuh.”

Makan dan minum tampaknya memang upaya manusia. Tetapi pada hakikatnya semua upaya manusia itu tidak bermakna apapun tanpa pertolongan Allah SWT. (Alhafiz K)

Rabu 16 Maret 2016 11:0 WIB
Doa ketika Turun Hujan
Doa ketika Turun Hujan
Diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhâri, saat melihat hujan, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam mengucapkan:

اللَّهُمَّ صَيِّباً نافِعاً

Artinya, “Duhai Allah, turunkanlah pada kami hujan (lebat) yang bermanfaat.”

Beliau membaca doa tersebut hingga dua atau tiga kali. Rasulullah juga berpesan untuk memanfaatkan hujan sebagai momen berdoa karena dalam rentang waktu itu termasuk saat-saat mustajab. Nabi bersabda:

اطْلُبُوا اسْتِجابَةَ الدّعاءِ عِنْدَ التِقاءِ الجُيُوشِ وَإقَامَةِ الصَّلاةِ وَنُزُولِ الغَيْثِ

Artinya, “Burulah manjurnya doa ketika perang berkecamuk, iqamah shalat, dan turunnya hujan.”
(Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

(Mahbib)
Rabu 16 Maret 2016 9:0 WIB
Banser Pati Dibekali Wawasan Tiga Tipe Kepemimpinan
Banser Pati Dibekali Wawasan Tiga Tipe Kepemimpinan
Pati, NU Online
Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, membekali para anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dengan berbagai macam tipe kepemimpinan. Wawasan ini menjadi modal dasar bagi para kader untuk terjun dalam organisasi pergerakan seperti GP Ansor.

Pembekalan tersebut di antaranya muncul dalam Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser Kecamatan Tayu. "Pemimpin banyak yang muncul dari pendidikan seperti ini, sehingga kami bersungguh-sungguh dalam menjalankan amanah yang diberikan PC (Pimpinan Cabang GP Ansor Pati)," ungkap Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) Banser Kabupaten Pati Imam Syafi'i di kantor PCNU Pati, Selasa (15/3).

Seperti yang tampak dalam Diklatsar Banser pada 11-13 Maret di MI Islamiyah Purwokerto, Tayu. Mereka dikenalkan tentang tiga tipe kepemimpinan, antara lain kepemimpinan kharismatik, kepemimpinan demokratis dan kepemimipinan otoriter.

Dijelaskan, kepemimpinan kharismatik menitikberatkan pada kemampuan seseorang dalam mempengaruhi orang lain lewat pembawaannya yang cakap, daya tarik yang konseptual, serta kekuatan energi positif yang dimiliki. Seseorang yang memiliki jiwa kepemimpinan kharismatik akan mempunyai banyak pengikut. Sedangkan kepemimpinan demokratis berorientasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Kepemimpinan Demokratis menghargai potensi setiap manusia dalam konsep individual dan memberikan kebebasan berpendapat dalam suatu keorganisasian. Tipe kepemimpinan ini berlawanan dengan kepemimpinan otoriter.

Penentuan arah kebijakan Banser dinilai sudah jelas. Sebagai salah satu unsur dalam badan otonom NU GP Ansor ini bertugas menjaga ulama dan negara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Banser lahir dari rahim NU dan salah satu badan semiotonom GP Ansor. Jadi wajar kalau Banser berada di bawah komando para kiai," ucap Tim Instruktur Diklatsar Satkorcab Pati. (Hasannudin/Mahbib).