Daerah

NU Peduli Salurkan Logistik hingga Mainan untuk Anak Korban Bencana NTT

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:00 WIB

NU Peduli Salurkan Logistik hingga Mainan untuk Anak Korban Bencana NTT

Penyaluran mainan dan paket logistik kepada warga di Dusun Neoniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Ahad (4/10/2026). (Dok NU Peduli NTT)

Jakarta, NU Online

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026 juga berdampak pada kehidupan warga, termasuk anak-anak. Anak-anak yang terdampak membutuhkan ruang untuk bermain dan mendapatkan kembali kegembiraan setelah menghadapi tekanan. Hal ini menjadi perhatian NU Peduli saat menyalurkan bantuan ke Dusun Neoniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Koordinator Lapangan (Korlap) NU Peduli Gempa Flores Kabupaten Ende Muhammad Anwar mengatakan bahwa perhatian NU Peduli tidak berhenti pada kebutuhan logistik. Anwar menyampaikan bahwa tim juga menyalurkan bola kaki karena melihat anak-anak menghadapi tekanan psikologis akibat kondisi keluarga yang terdampak bencana.


“Kami memutuskan untuk membeli bola karena yang kami perhatikan dampak yang agak lebih serius kepada psikologi anak-anak. Mereka perlu kegembiraan dalam bermain sore hari atau pagi hari,” ujarnya kepada NU Online pada Senin (5/10/2026).


Menurutnya, kondisi wilayah pesisir juga memungkinkan anak-anak memanfaatkan waktu setelah pengajian untuk bermain bersama. Ia menilai aktivitas tersebut dapat membantu mengurangi tekanan yang mereka rasakan.


“Kami coba untuk mencari solusi bagaimana cara menghibur mereka agar setelah pengajian sore mereka ditemani beberapa teman, karena daerah itu pesisir pantai, bisa bermain bola,” ujarnya.


“Mereka, anak-anak ini sangat-sangat butuh sekali trauma healing karena anak-anak sangat terdampak,” lanjutnya.


Bantuan tersebut disalurkan pada Ahad (4/10/2026) kepada warga Dusun Neoniba yang merupakan dusun muslim. Dusun Neoniba dihuni sekitar 131 kepala keluarga (KK) dan terdapat sekitar 15 bayi dan balita.


Sebelumnya, NU Peduli telah menyalurkan 100 paket bantuan, kemudian kembali menyalurkan 80 paket. Ia menyebutkan bantuan tersebut berupa beras, minyak goreng, mi instan, telur, popok anak-anak, susu, serta berbagai perlengkapan makanan anak.


“Serta terpal untuk Sekolah Inpres yang terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar di lapang,” katanya.


Anwar menyebut masyarakat menyambut bantuan tersebut dengan rasa terima kasih.


“Respons masyarakat ketika tim NU Peduli datang, mereka mengucapkan banyak terima kasih perhatian karena yang mereka dapatkan bantuan itu, kalau dari pemerintah itu hampir-hampir tidak ada atau minim sekali,” tuturnya.


NU Peduli telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Ende berdasarkan data dari kader MWC Maukaro. Wilayah tersebut diprioritaskan karena banyak warga Nahdliyin.


“Karena warga Nahdliyin di Maukaro itu banyak juga, mayoritas muslimnya orang NU. Jadi kami prioritaskan daerah di sana,” ucap Anwar.


Tim NU Peduli Gempa Flores juga membuka donasi melalui LAZISNU NTT untuk mempercepat distribusi bantuan logistik, evakuasi, layanan kesehatan, serta pendampingan masyarakat. Donasi juga dapat melalui laman Filantropi NU dan NU Online Super App melalui fitur Galang Dana Korban Bencana.