Dari Zoroastrianisme hingga Islam: Perjalanan Spiritual Bangsa Persia
Menelusuri perjalanan spiritual bangsa Persia dari Zoroastrianisme hingga Islam, mengungkap perubahan keyakinan dan peradaban.
Kumpulan artikel kategori Ilmu Tauhid
Menelusuri perjalanan spiritual bangsa Persia dari Zoroastrianisme hingga Islam, mengungkap perubahan keyakinan dan peradaban.
Akal dan wahyu berjalan beriringan: pelajari bagaimana rasio membantu mendekatkan diri kepada Allah dengan bijak
Ramai lubang menuju Mekkah di Cirebon, begini sikap Muslim menyikapi kisah karamah wali
Jin bernama Dasim disebut pengganggu rumah tangga. Benarkah ia penyebab pertengkaran suami-istri hingga berujung perceraian?
Beriman pada takdir bukan berarti pasrah tanpa usaha. Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal.
Segala sesuatu di alam ini berjalan atas kehendak Allah. Takdir bukan alasan untuk berhenti berusaha, justru dorongan untuk terus berikhtiar.
Takdir dan tawakal bukan alasan untuk diam, tapi dorongan untuk berikhtiar dengan yakin bahwa hasilnya tetap di tangan Allah.
Dua pandangan ekstrem soal takdir sering menyesatkan: ada yang pasrah tanpa usaha, ada yang sombong pada ikhtiar. Padahal, keduanya harus harmonis.
Takdir bukan alasan untuk pasrah, tapi ajakan untuk berikhtiar.
Takdir bukan alasan untuk pasrah, dan usaha bukan alasan untuk sombong. Seorang mukmin berjuang di bumi, tapi hatinya tetap berserah di langit.
Di era setiap orang memiliki media sosial, apakah kritik tertutup untuk pemerintah masih relevan? Baca selengkapnya di sini.
Apakah rezeki yang diperoleh melalui cara-cara terlarang juga berasal dari Allah? Simak artikel ini.