Trauma Warga NTT Pascagempa Belum Pulih, NU Peduli Salurkan Bantuan
Rabu, 16 September 2026 | 22:30 WIB
Penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat terdampak gempa NTT di di Mau Lo’o, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka pada Ahad (13/9/2026). (Foto: dok NU Peduli NTT)
Jakarta, NU Online
Sebulan setelah gempa Flores, trauma masyarakat di Mau Lo’o, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum sepenuhnya pulih. Gempa susulan yang masih kerap dirasakan membuat sebagian warga tetap waswas meski telah kembali ke rumah masing-masing.
Kondisi tersebut menjadi perhatian NU Peduli NTT yang menyalurkan bantuan logistik kepada puluhan kepala keluarga terdampak gempa di wilayah tersebut. Bantuan berupa paket sembako yang terdiri atas telur, sarden, gula, beras, kopi, dan minyak goreng.
“Di wilayah tersebut minim bantuan logistik yang sampai. Ketika kita mendapat kabar di sana sedikit, akhirnya kita putuskan untuk membagikan bantuan ini ke sana. Di Mau Lo’o ini memang wilayahnya pesisir, sementara ini sebagian masyarakat sudah kembali ke rumahnya,” ujar Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sikka Aklamin kepada NU Online, Rabu (16/9/2026).
Aklamin mengatakan kepulangan masyarakat ke rumah belum berarti mereka sepenuhnya pulih dari dampak gempa. Gempa susulan masih kerap dirasakan dan memicu rasa takut.
“Setelah sebulan gempa itu, gempa susulan sebenarnya masih kerap dirasakan, makanya masyarakat yang telah kembali ke rumah bilang kalau mereka trauma, masih deg-degan kalau ada gempa walau itu di bawah M5,” katanya.
“Jadi itu yang buat mereka rasa trauma itu masih belum-belum hilang. Biarpun sudah kembali ke rumah, cuma rasa waswasnya masih tinggi,” sambungnya.
Rencana Renovasi Mushala dan Trauma Healing
Ia mengatakan mayoritas masyarakat Paga merupakan warga Nahdlatul Ulama (nahdliyin). Kehadiran tim NU Peduli yang diwakili Ketua PCNU Kabupaten Sikka Mulyanto, Ketua NU Care–LAZISNU Sikka Hariyanto, dan dirinya mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
“Masyarakat Paga ini ternyata mayoritas kaum nahdliyin jadi ketika tim NU Peduli, mereka sangat-sangat menyambut baik seperti keluarga sendiri,” ungkapnya.
Selain bantuan logistik, NU Peduli NTT berencana membantu renovasi mushala yang mengalami kerusakan dan memberikan pendampingan pemulihan trauma (trauma healing) dengan mengedepankan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.
“Ketika kami memberikan bantuan ini, masyarakat sangat senang dan bersyukur. Rencana kami akan membantu renovasi mushala di sana yang mengalami kerusakan dan akan memberikan trauma healing dengan mengedepankan Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar Aklamin.
Usai penyaluran sembako, PCNU Kabupaten Sikka bersama Pengurus Masjid Mau Lo’o melaksanakan musyawarah terkait rencana pembentukan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Paga.
Aklamin mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi, komunikasi, kelembagaan, serta khidmat NU kepada masyarakat setempat
.
“Kebetulan di sana belum ada MWCNU, jadi Pak Ketua PCNU Sikka mengatakan akan diajukan pembuatan MWCNU Paga untuk menambah solidaritas masyarakat NU di Sikka,” katanya.
Tim NU Peduli Gempa Flores juga membuka donasi melalui LAZISNU NTT untuk mempercepat distribusi bantuan logistik, evakuasi, layanan kesehatan, serta pendampingan masyarakat.
Penggalangan kepedulian dapat disalurkan melalui BSI 7164790007 atas nama LAZISNU NTT dan konfirmasi ke kontak 082144503651 Gus Sholeh. Donasi juga dapat dilakukan melalui situs NU Care dan NU Online Super App melalui fitur Galang Dana Korban Bencana.