Doa Bersama Digelar untuk Lima Jurnalis dan Tiga Kru yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Sabtu, 12 September 2026 | 14:00 WIB
Jakarta, NU Online
Doa bersama digelar untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Salah satunya digelar oleh sejumlah anggota Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jakarta di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Jumat malam, 11 September 2026. Doa bersama tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pencarian delapan orang yang hingga hari keempat belum ditemukan.
Sebelumnya, lima jurnalis dan tiga awak kapal dilaporkan hilang kontak setelah berangkat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September 2026.
Kelima jurnalis tersebut yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.
Sementara tiga awak kapal terdiri dari Warta selaku kapten, Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto sebagai pemandu atau guide.
Doa bersama juga digelar komunitas pers di Malang. Mereka berharap kelima jurnalis yang tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk kepentingan publik tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Kegiatan serupa turut digelar di sejumlah tempat, termasuk oleh Polda Metro Jaya, masyarakat di wilayah Banten sekitar Krakatau, serta komunitas pers di Surabaya.
Di tengah upaya pencarian tersebut, Tim SAR gabungan menemukan satu buah pelampung atau life jacket berwarna oranye pada Jumat (11/9/2026).
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, pelampung tersebut ditemukan oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer pada pukul 14.45 WIB.
"KAL Anyer menemukan kembali satu buah life jacket yang berwarna oranye. Kapal telah sandar kembali di Dermaga Ciwandan, saat ini sudah serah terima ke teman-teman Kantor SAR yang ada di Posko Anjungan," ujar Al Amrad dilansir Antara, Sabtu (12/9/2026).
Penemuan pelampung tersebut menjadi petunjuk baru dalam operasi pencarian yang dipusatkan di perairan Selat Sunda.