Jelang Sidang Tahunan MPR, Ketua DPD Ingatkan Anggota Parlemen Jaga Etika
Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:45 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan Bachtiar Najamudin mengingatkan seluruh anggota parlemen untuk menjaga etika selama pelaksanaan Sidang Tahunan dan Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, DPD RI 2026, menyusul kontroversi aksi joget anggota dewan pada tahun sebelumnya.
Sultan mengklaim pihaknya telah membatasi lagu hiburan yang berpotensi memicu anggota parlemen berjoget seperti pada pelaksanaan sidang sebelumnya.
Aksi anggota dewan berjoget pada Sidang Tahunan MPR 2025 sempat memicu kemarahan publik hingga berujung demo besar-besaran di Jakarta pada akhir Agustus 2025.
"Sebagai anggota parlemen, sebagai anggota perwakilan masyarakat, sudah seyogianya memang kita menjaga etika dan sikap itu," kata Sultan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
DPD RI didapuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Sidang Tahunan dan Sidang Bersama 2026. Sultan mengeklaim persiapan acara telah mencapai 90 persen hingga sore ini, dengan susunan acara yang telah tersusun rapi.
"Jadi, persiapannya sudah 90 persen lebihlah, sudah dibilang rampung karena sudah juga melibatkan semua stakeholder terkait ya, dari pihak Sekretariat Negara, pihak Istana juga, pihak Paspampres. Jadi semua sudah, rundown-nya juga sudah diukur, kemudian tadi juga gladi-nya juga sudah oke sih, sudah siap," kata Sultan.
Ditanya soal topik pidato yang akan disampaikannya pada sidang bersama, Sultan menyebut DPD mengusung tema yang selaras dengan tema Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
"Negara berdaulat hanya bisa terjadi kalau daerahnya kuat. Jadi, daerah kuat, Indonesia berdaulat," katanya.
Ia menyebut sebagai negara kesatuan, Indonesia berdiri kokoh karena daerah-daerah yang kuat, dan persatuan menjadi kunci menjaga kekuatan tersebut.
Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 dijadwalkan digelar Jumat (14/8) pukul 08.30–11.00 WIB. Usai istirahat, agenda dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR RI pada pukul 14.30 WIB.
Pada sidang tahunan dan sidang bersama, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan laporan kinerja lembaga negara dan capaian pembangunan. Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan Najamudin juga dijadwalkan menyampaikan pidato.
Dalam rapat paripurna, Presiden akan menyampaikan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.