Pemerintah Targetkan Pembangunan 30.000–35.000 Kopdes Merah Putih pada 2027
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Jakarta, NU Online
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/KDMP) akan kembali dilanjutkan pada 2027. Pemerintah menargetkan pembangunan 30.000 hingga 35.000 unit koperasi baru tahun depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas dalam konferensi pers APBN 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
“Tahun ini 35.000, tahun depan diperkirakan akan juga kita bisa selesaikan 30.000 sampai 35.000 desa,” ujar Zulhas.
Untuk realisasi tahun ini, Zulhas menargetkan pembangunan 35.000 unit koperasi dapat diselesaikan hingga akhir Agustus 2026. Ia berharap seluruh unit yang rampung dapat langsung beroperasi mulai September mendatang.
Namun, dalam kesempatan yang sama, Zulhas menyebut jumlah unit yang diperkirakan selesai pada Agustus sekitar 30.000.
“Kita perkirakan Agustus ini selesai 30 ribuan. Jadi secara bertahap sudah mulai dipersiapkan sambil menunggu Perpres,” kata Zulhas.
Kopdes Salah Lokasi, Termasuk di Gunung
Zulhas turut menyampaikan permintaan maaf atas temuan sejumlah bangunan Kopdes Merah Putih yang lokasinya dinilai jauh dari permukiman warga, termasuk di kawasan pegunungan.
Ia mengeklaim pemerintah akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan dan menertibkan bangunan yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan penempatan.
“Ada di sana-sini yang tidak tepat, tentu kita akan koreksi. Seperti pembangunan yang di gunung-gunung ada satu, dua, atau berapa banyak, kita akan tertibkan,” katanya.
Operasional Masih Menunggu Perpres
Zulhas menyebut operasional KDMP masih bergantung pada terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) yang hingga kini belum disahkan. Sementara itu, pembangunan fisik koperasi terus berjalan secara paralel.
Ia mengeklaim KDMP nantinya akan berfungsi sebagai infrastruktur milik pemerintah untuk menyalurkan berbagai bantuan dan barang bersubsidi, sekaligus berperan sebagai offtaker atau penampung hasil produksi warga.
Menurutnya, sejumlah program subsidi lintas kementerian direncanakan disalurkan melalui KDMP, seperti pupuk dari Kementerian Pertanian, gas elpiji 3 kilogram dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial.
“KDMP ini nanti menjadi tempat penyaluran bantuan barang bersubsidi dan barang bantuan pemerintah. Misalnya beras untuk desil 1, 2, 3, dan 4,” ujarnya.