Konfercab II Pergunu Pidie Tetapkan Tgk Sofyan sebagai Ketua Periode 2026–2031
NU Online · Selasa, 7 Juli 2026 | 06:00 WIB
Helmi Abu Bakar
Kontributor
Pidie, NU Online
Konferensi Cabang (Konfercab) II Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Kabupaten Pidie Aceh menetapkan Tgk Sofyan sebagai Ketua PC Pergunu Kabupaten Pidie masa khidmat 2026–2031.
Musyawarah yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie, Senin (6/7/2026), mengusung tema Guru Mulia Membangun Peradaban Bangsa sebagai penegasan komitmen guru Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kualitas pendidikan dan membangun karakter generasi bangsa.
Konfercab II dihadiri jajaran Pengurus Wilayah (PW) Pergunu Aceh, unsur Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pidie, badan otonom NU, perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) Pergunu se-Kabupaten Pidie, para tokoh pendidikan, serta tamu undangan lainnya. Forum berlangsung dalam suasana khidmat, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan yang menjadi ciri khas tradisi musyawarah di lingkungan Nahdlatul Ulama
Melalui mekanisme musyawarah dan mufakat, peserta konferensi memberikan amanah kepada Tgk. Sofyan untuk memimpin Pergunu Pidie selama masa khidmat 2026–2031. Terpilihnya sosok pendidik tersebut diharapkan mampu membawa organisasi semakin aktif dalam meningkatkan kualitas guru sekaligus memperkuat kontribusi NU terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Pidie.
Dalam sambutannya, Ketua PC Pergunu Pidie terpilih, Tgk Sofyan, mengatakan tema konferensi bukan sekadar slogan, melainkan menjadi panggilan moral bagi seluruh guru untuk terus berkhidmat melalui dunia pendidikan. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, akhlak, dan masa depan generasi bangsa.
“Guru hari ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain dituntut menguasai teknologi dan metode pembelajaran modern, guru juga harus mampu menjadi teladan dalam membangun akhlak peserta didik. Karena itu, Pergunu harus hadir sebagai wadah yang memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan solidaritas para guru,” ujarnya.
Ia menegaskan kepengurusan baru akan memprioritaskan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan, penguatan literasi digital, pendampingan profesional, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai lembaga pendidikan. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan hanya dapat diwujudkan apabila guru memperoleh ruang yang memadai untuk terus berkembang.
Tgk Sofyan menegaskan bahwa dengan amanah yang diemban sebagai kepemimpinan baru, PC Pergunu Kabupaten Pidie berharap organisasi tersebut semakin kokoh.
"Semoga kedepannya Pergunu Pidie menjadi rumah perjuangan para guru Nahdliyin. Semangat “Guru Mulia Membangun Peradaban Bangsa” diharapkan tidak hanya menjadi tema konferensi, tetapi menjadi gerakan nyata dalam melahirkan pendidik yang profesional, berintegritas, serta mampu mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan cinta Tanah Air, " pintanya.
Sementara itu, Ketua PC Pergunu Kabupaten Pidie periode sebelumnya, Tgk Syarifuddin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konfercab II yang berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Ia berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sekaligus menghadirkan inovasi sesuai perkembangan dunia pendidikan.
“Guru NU harus terus meningkatkan kualitas diri agar mampu menjawab perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyah. Pergunu memiliki peran penting dalam membina guru yang profesional, berintegritas, dan berakhlakul karimah,” katanya.
Menurut Tgk. Syarifuddin, Konfercab II juga menjadi momentum evaluasi program kerja organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam memperkuat peran Pergunu sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang menghimpun para guru dan tenaga pendidik.
"Sejumlah rekomendasi dihasilkan untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi guru, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan," ujarnya.
Terpopuler
1
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
PBNU Putuskan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Esok
4
Kemenhaj Kaji Biaya Haji 2027, Pertimbangkan Faktor Pelemahan Rupiah dan Harga Avtur
5
Mesir Temani Maroko ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
6
Maroko Lawan Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026, Ulangan Semifinal di Qatar 2022
Terkini
Lihat Semua