NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Humor

Kumpulan artikel kategori Humor

Menampilkan 12 artikel (Halaman 105 dari 106)
Sandal Ketinggalan
Humor

Sandal Ketinggalan

Pada suatu saat acara pengajian yang diselenggarakan oleh LDNU di Musholla PBNU ada  beberapa ibu-ibu peserta pengajian yang berasal dari kampung gamprit bekasi iseng mencoba membuka lift, untuk naik kelantai atas, dasar orang udik salah satu ibu nyeletuk : "eh buka sandal ini khan suci!" spontan ibu-ibu buka sandal saat pintu lift terbuka. Setelah masuk dan pencet lantai 8 lift meluncur dengan cepatnya. setelah pintu lift terbuka dilantai 8 mereka bingung "lho.......mana sandal saya tadi?", dasar..........       

Mana Yang Lebih Duluan
Humor

Mana Yang Lebih Duluan

Disebuah pengajian mingguan, seperti biasa di hadiri para ibu dan para bapak. Setelah lama memberi khotbahnya pak kyai membuka forum diskusi pada para hadirin dan seorang ibu pun bertanya.Ibu: pak kyai ada seorang berinisial A dan B dia berteman akrab sekali, kemana-mana bersama  sampai matipun bersama dan di masukin kekuburan pun bersama-sama, nah pak kyai menurut pak kyai mana yang lebih dahulu di tanya malaikat??pak kyai:(seperti biasa pak kyai tidak kehilangan akalnya) dan spontan menjawab menurut abjad A lebih dahulu.Ibu: grrrrrrrrr       

Kitab Kuning
Humor

Kitab Kuning

Suatu hari di sebuah pesantren ada pengajian yang membahas kitab kuning, semua santri membuka kitabnya masing-masing, tapi disebuah pojokan ada seorang santri yang tengah sibuk dengan kitabnya.tanpa disadari sang santri , pak kyai melihat aksinya dan mendekati dan bertanya " mana kitab kuningnya" santri kaget dan langsung menjawab "ini pak kitabnya baru saya warnai biar kuning soalnya ini kitab kopian . pak kyai ??????(Ds)       

Mahasiswa IAIN dan Sang Nenek Madura
Humor

Mahasiswa IAIN dan Sang Nenek Madura

2  mahasiswa IAIN fakultas adab (sastra arab)  yang sedang berkunjung ke rumah neneknya di sampang madura saling berbincang-bincang dengan menggunakan bahasa arab dengan asyiknya.Karena udah terbiasa dengan percakapan bahasa arab dikos-kosan maupun di kampus, mereka sangat fasih dan lancar berdialog panjang, mengangka tema aktual seputar serangan amerika ke irak mulai pagi hingga siang.  sang nenek yang sedari tadi menghidangkan   minuman dan sepiring pisang goreng panas tak dicomot satupun. sang nenek yang sejak awal mendengarkan  pembicaraan mereka ragu-ragu untuk mempersilahkannya menyantap gorengan di meja, sekali, dua kali pikir-pikir, sang nenek  memberanikan diri mempersilahkan. "ayo cong (panggilan untuk anak laki-laki), di minum dan makan pisang gorengnya, dari tadi koq mengaji  terus "kata nenek dengan bahasa madura medok.sang teman yang diajak terdiam dan spontan lari keluar, menahan tawa.oh jadi sang nenek mengira perbincangan kami yang memakai bahasa arab tadi itu mengaji(alquran) toh.       

Kiai dan Lou Han
Humor

Kiai dan Lou Han

Ketika jenis ikan hias itu diperkenalkan harganya bukan main mahal, apalagi yang didatangkan dari malaysia. Lou Han jenis Kim Wa saat ini harganya puluhan juta. Seorang Kiai muda yang punya bakat bisnis beli indukan ikan hias yang lagi ngetren tersebut seharga 50 juta sepasang yang siap ternak. Ikan dibawa dari importir di Surabaya dengan perjalanan darat, selama 4 jam. Sesarnpai dirumah waktu telah malam dan ngantuk karena leleh, sementara paket ikan langsung diberesi para santrinya.

Populis Kekanak-Kanakan.
Humor

Populis Kekanak-Kanakan.

Walaupun banyak yang mensyukuri NU bisa membangun gedung berlantai delapan dengan sarana serba modern dan full AC. Tetapi ada seorang anak muda NU yang selama ini ,dikenal populis, dan sangat gigih membela rakyat. Melihat kantor NU itu is protes keras, dan mengatakan pada teman temannya"'Apa-apaan itu, kantor ulama kok tidak mencerminkan jiwa keulamaan, gemerlap, kayak hotel atau mall, karena itu saya berjanji tidak akan menginjak kantor baru yang bur' juis, anti rakyat".Suatu hari ia mendengar sekelompok masyarakat Jawa Timur yang terlibat sengketa tanah dengan PTP datang ke Jakarta, untuk melakukan demo dan lobi untuk memenangkan perkaranya. Karena sebagian besar warga NU dan untuk mengirit beaya, mereka beberapa hari menumpang tidur di gedung NU, semua akomodasi di tanggung pengurus PBNU. Dan si aktivis NU yang populis tadi terpaksa menemui mereka di kantor  

Humor Harganas x : Rezeki Tiban
Humor

Humor Harganas x : Rezeki Tiban

Masih sisa-sisa kisah harganas x. Seperti yang sudah diketahui , pada Harganas kemarin Lumajang kebanjiran tamu dari berbagai pelosok daerah Nusantara. Dengan hotel yang jumlahnya minim, maka banyak tamu yang harus tinggal di Home Stay berbaur dengan warga. Konon, Pemkot. sudah menentukan tarif untuk tinggal di sebuah keluarga. Termasuk beaya makan yang sehari Rp 10.000,00 sekali makan. Sebelum hari H- Home Stay tadi sudah dibayar oleh Pemkot.Lumajang .

Islam Kekanak-kanakan 1
Humor

Islam Kekanak-kanakan 1

Ada seorang anak Muda NU yang barusan pulang sekolah dari Timur Tengah, tentu saja di sana dia belajar pemikiran berbagai tokoh kontemporer, seperti Hasan Al Banna, Sayid Qutub, Yusuf Qardawi dan sebagainya, makanya ketika balik lagi ke pesantrennya melihat semua yang ada di pesantren tidak islami, karena itu perlu diislamkan kembali. Untuk melaksanakan misinya itu, ia berusaha mengganti kitab yang dikaji di pesantren, membakar beduk, menggantinya dengan speaker.Akhirnya masyarakat pesantren goncang, mau melakukan aksi balasan, tetapi dicegah oleh kiai sepuh. Si santri muda dipanggil, "Semangat anda untuk pembaruan bagus, tetapi jangan menghancurkan yang sudah ada. Kalau anda suka speaker, tapi jangan membakar beduk itu kan karya masyarakat se desa, makanya mereka marah. Tetapi beduk kan bid'ah, Nabi tidak pernah menggunakan beduk". "Sama juga kan, speaker juga tidak ada di zaman nabi" sergah Kiai" karena itu biarkan keduanya berdampingan, secara rukun. Beragamalah dengan dewasa, jangan kekanak-kanakan ! ''Kiai menasehati.

Pluralis Kekanak-kanakan
Humor

Pluralis Kekanak-kanakan

Seorang aktivis muda NU sangat menghayati arti pluralisme, pendeknya tidak ada kehidupan bersama bisa berlangsung damai tanpa sikap itu, maka ia pegangi sikap itu secara fanatik, pokoknya berniat akan membuang semua sekat etnis dan keagamaan yang masih melekat. Suatu hari is mendeklarasikan dalam sebuah seminar, bahwa untuk membuktukan sikap pluralismenya, maka ia berjanji tidak mau kawin sesama islam, apalagi sesama anak NU, sebab is sendiri anak seorang kiai ia menegaskan bahwa dirinya hanya akan kawin dengan anak seorang pastur."He... entar dulu Mas, pastur itu kan tak punya anak, karena tidak boleh kawin" sela temannya."Masa iya ? " tanyanya seolah tak percaya "Tuhan aja boleh punya anak masak Pastur tak punya anak !"

Resiko Pembaharu Populis
Humor

Resiko Pembaharu Populis

Ketika perdebatan pembaruan ahlussunnah memuncak, maka diselenggarakan seminar serius untuk mempertemukan dua kubu yang bertikai, termasuk pelopor pembarunya. Sebagai sarjana yang baru pulang dari Mekah Said Agil agak keder menghadapi kegarangan penentangnya, tetapi Ketua PBNU Gus Dur, bilang, tenang aja, nanti saya akan dampingi sampean para kiai tidak akan menggorok sampean. Maka dengan tenang Kiai Said Agil menghadiri ruang seminar, hingga seminar dimulai sampai berakhir, Gus Dur tidak pernah datang, sementara Said Agil digebuki babak belur, dan ia merasa dirinya dilempar Gus Dur ke ladang pembantaian. Said Agil hanya bisa menggerutu, dan gerutuannya itu lama-kelamaan ada yang menyampaikan ke Gus Dur. Dengan santai Gus Dur menjawab, ha .. ha ..ha..baru tau, begitulah kalau mau melakukan pembaruan di NU, memang penuh risiko, pembaruan populis harus siap digebuki umat, saya dulu juga dibegituin kok. Itu bedanya dengan pembaruan dikalangan Islam kota yang burjuis, berjalan mulus, tanpa resiko, tetapi ya itu ...berlalu... tanpa bekas".