Internasional

Genosida Israel Terus Berlanjut di Gaza, Satu Keluarga Gugur, Sembilan Warga Lain Terluka

NU Online  ·  Rabu, 15 Juli 2026 | 18:30 WIB

Genosida Israel Terus Berlanjut di Gaza, Satu Keluarga Gugur, Sembilan Warga Lain Terluka

Serangan Israel ke Gaza. (Foto: WAFA)

Jakarta, NU Online

Serangan militer Israel di sejumlah wilayah Jalur Gaza pada Rabu (15/7/2026) menewaskan sepasang suami istri beserta putri mereka yang berusia enam tahun. Seorang warga Palestina lainnya juga meninggal akibat luka yang dideritanya dalam serangan sebelumnya, sementara sedikitnya sembilan warga lainnya mengalami luka-luka.


Serangan tersebut terjadi di tengah laporan berlanjutnya pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata yang mulai berlaku di Gaza pada 10 Oktober 2025.


Sumber medis di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, Deir al-Balah, menyebutkan jenazah Omar Abu Qassem (33), istrinya Asmaa Abu Qassem (32), dan putri mereka, Habiba (6), dibawa ke rumah sakit setelah rumah keluarga tersebut dihantam serangan Israel. Putra mereka yang berusia empat tahun, Sami, selamat, tetapi mengalami luka-luka.


Menurut saksi mata dan sumber setempat yang dikutip dari Anadolu, helikopter militer Israel menembakkan dua rudal ke apartemen keluarga Abu Qassem di dekat Bundaran Al-Baraka, Deir al-Balah.


Sumber medis menyebutkan Sami, satu-satunya anggota keluarga yang selamat, mengalami luka bakar tingkat sedang serta sejumlah cedera lainnya.


Serangan tersebut juga memicu kebakaran di rumah korban yang kemudian berhasil dipadamkan oleh tim pertahanan sipil.


Di Kota Gaza, Hani Iyad Al-Ghoul (24) meninggal dunia pada Rabu pagi akibat luka yang dideritanya setelah serangan udara Israel menghantam kawasan Sheikh Radwan sekitar dua pekan lalu.


Secara terpisah, sumber medis menyatakan dua warga Palestina, termasuk seorang anak, mengalami luka ringan setelah helikopter Israel menyerang lokasi penampungan warga terlantar di bagian barat Kota Gaza.


Sementara itu, kendaraan militer Israel melepaskan tembakan secara intensif ke arah sisa-sisa permukiman warga di kawasan Abu Zeitoun, sebelah timur Kamp Pengungsi Jabalia. Hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.


Di Khan Younis, enam warga Palestina terluka, termasuk satu orang dalam kondisi kritis, setelah serangan Israel terjadi di dekat Persimpangan Asdaa bagian utara, menurut sumber medis.


Sumber setempat dan para saksi juga melaporkan bahwa pesawat nirawak Israel menjatuhkan bahan peledak di sekitar Bundaran Bani Suheila, sebelah timur Khan Younis. Tidak ada korban yang dilaporkan dalam insiden tersebut.


Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober 2025, sedikitnya 1.123 warga Palestina tewas dan 3.616 lainnya terluka akibat serangan Israel.


Sementara itu, sejak agresi Israel dimulai pada 8 Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan 173.000 lainnya terluka. Selain itu, sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Jalur Gaza dilaporkan mengalami kerusakan atau hancur.