PM Anwar Temui Prabowo, Bahas Konflik Asia Barat dan Upaya Diplomasi
NU Online · Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:00 WIB
M Fathur Rohman
Kontributor
Jakarta, NU Online
Presiden Prabowo Subianto menerima Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam pertemuan yang membahas perkembangan konflik di kawasan Asia Barat serta dampaknya terhadap situasi global.
Anwar menyebut pertemuan tersebut digunakan untuk mencari kesamaan pandangan dalam merespons konflik yang dinilai berdampak pada keselamatan manusia dan stabilitas ekonomi dunia.
“Pertemuan penuh makna bersama Presiden Prabowo hari ini membuka ruang konstruktif dalam mencari titik persamaan mendepani konflik Asia Barat yang kini menekan keselamatan tenaga serta kestabilan ekonomi dunia,” ujar Anwar dikutip NU Online melalui akun Instagram @anwaribrahim_my Sabtu (28/3/2026).
Ia mengatakan Indonesia dan Malaysia sepakat mendorong upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan, termasuk perlindungan warga sipil dan pembukaan ruang dialog.
“Kami sepakat untuk mempergiat usaha diplomasi bagi meredakan konflik, melindungi nyawa orang awam serta membuka ruang rundingan ke arah penyelesaian yang aman dan berkekalan,” lanjutnya.
Selain isu keamanan, kedua negara juga menyoroti potensi gangguan terhadap rantai pasok global dan jalur perdagangan strategis, termasuk Selat Hormuz.
Anwar juga menyampaikan bahwa Malaysia telah berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin internasional untuk membahas perkembangan situasi dan dampaknya, khususnya di sektor energi dan keamanan kawasan.
“Malaysia kekal dengan pendirian tegas, menolak keganasan, menjunjung undang-undang antarabangsa dan menggesa semua pihak kembali kepada jalan damai,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan juga diisi dengan pertukaran pandangan mengenai dinamika geopolitik global dan isu strategis lainnya.
“Suasana pertemuan berlangsung hangat. Dalam obrolan akrab itu, keduanya bersilaturahmi lebaran sekaligus berdiskusi mengenai dinamika geopolitik di Asia Barat, serta berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama,” kata Teddy dilansir dari laman Setpres.
Ia menambahkan pertemuan berlangsung sekitar tiga jam, dari pukul 16.00 hingga 19.00 WIB. Setelah pertemuan, Presiden Prabowo mengantar langsung keberangkatan Anwar menuju Bandara Halim.
“Pertemuan berlangsung sekitar 3 jam sejak 16.00 sampai dengan 19.00 malam. Selanjutnya Presiden Prabowo mengantar keberangkatan PM Anwar Ibrahim di mobil yang sama menuju bandara Halim,” ujar Teddy.
Pertemuan ini menjadi bagian dari komunikasi bilateral kedua negara dalam merespons perkembangan situasi global, khususnya terkait konflik di Asia Barat dan dampaknya terhadap kawasan.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan
2
Khutbah Jumat: Berbagi Tanpa Pamer, Peduli Tanpa Sekat
3
Kunjungi Dubes Iran, Ketum PBNU Sampaikan Solidaritas dan Dukungan Moral
4
DPR Akan Bahas dan Kawal Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan oleh Juri Tahfidz TV
5
Iran Pasca-Larijani: Menuju Perang tanpa Akhir?
6
Halal Bihalal sebagai Ijtihad Sosial Ulama Nusantara
Terkini
Lihat Semua