Usai Singkirkan Belanda, Suporter Optimistis Maroko Tembus Final Piala Dunia 2026
NU Online · Rabu, 1 Juli 2026 | 19:00 WIB
Jakarta, NU Online
Optimisme menyelimuti para pendukung Tim Nasional Maroko setelah memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka meyakini tim asuhan Walid Regragui mampu melaju hingga partai final setelah menyingkirkan Belanda melalui adu penalti.
Singa Atlas mengalahkan Belanda dengan skor 3-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Monterrey, Meksiko.
Dikutip dari Anadolu, seusai pertandingan ribuan suporter turun ke jalan-jalan di ibu kota, Rabat, untuk merayakan kemenangan tersebut. Mereka menilai penampilan tim nasional menunjukkan mentalitas yang kuat dan kualitas permainan yang mampu membawa Maroko bersaing dengan negara-negara unggulan.
Salah seorang suporter, Mohammed Al-Haji, mengaku pertandingan berlangsung sangat ketat. Menurutnya, banyak pendukung tidak memperkirakan laga akan ditentukan melalui adu penalti, terutama karena Belanda menerapkan permainan bertahan yang disiplin. Ia optimistis Maroko setidaknya mampu melaju hingga babak semifinal.
Pendukung lainnya, Rachid Al-Mubarki, menilai pertandingan tersebut terasa layaknya partai final karena kualitas permainan Belanda. Ia memuji performa teknis para pemain Maroko dan meyakini Atlas Lions memiliki peluang mencapai laga puncak.
Optimisme serupa disampaikan Abdullah Fikri. Ia menilai kemenangan atas Belanda dalam pertandingan yang berat menjadi bukti bahwa Maroko memiliki kemampuan bersaing hingga babak final.
Sementara itu, Radwan Omar mengatakan Maroko tetap memiliki peluang besar melangkah lebih jauh meski masih berpotensi menghadapi tim-tim kuat, seperti Prancis. Ia berharap para pemain mampu memanfaatkan setiap peluang saat menghadapi Kanada pada babak 16 besar.
Pendukung muda, Saad Karim, bahkan menyatakan keyakinannya bahwa Maroko mampu menjuarai Piala Dunia tahun ini. Menurutnya, gol penyeimbang Issa Diop pada masa injury time menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.
Belanda sempat unggul lebih dahulu melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-72. Namun, Issa Diop berhasil menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan dan adu penalti.
Penjaga gawang Yassine Bounou menjadi pahlawan kemenangan setelah menggagalkan tendangan penalti kelima Belanda yang dieksekusi Crysencio Summerville. Ismael Saibari kemudian mencetak gol penentu kemenangan Maroko.
Kemenangan tersebut disambut meriah di berbagai kota di Maroko. Jalan-jalan dan kafe dipenuhi suporter yang merayakan keberhasilan tim nasional hingga dini hari karena pertandingan dimulai pada pukul 03.00 waktu setempat. Pada babak 16 besar, Maroko dijadwalkan menghadapi Kanada pada Minggu, 5 Juli 2026.
Maroko datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejarah pada Piala Dunia 2022 di Qatar sebagai negara Arab dan Afrika pertama yang berhasil menembus babak semifinal. Prestasi tersebut mengantarkan Atlas Lions finis di peringkat keempat dunia.
Menjelang turnamen tahun ini, FIFA menempatkan Maroko di peringkat keenam dunia per 17 Juni 2026. Posisi tersebut menjadi peringkat tertinggi yang pernah dicapai dalam sejarah sepak bola negara itu.
Dilihat pada laman resmi FIFA per 1 Juli 2026, Maroko masih bercokol di peringkat enam dunia dengan poin 1.788,86 di bawah Brasil yang menempati posisi kelima dengan poin 1.804,92.
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
Nikah Batin: Pernikahan yang Tidak Pernah Dikenal Syariat Islam
5
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, Bukti Pelatihan Militer bagi Sipil Tidak Relevan
6
Koalisi Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil Calon Manajer KDMP
Terkini
Lihat Semua