NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Internasional

Kumpulan artikel kategori Internasional

Menampilkan 12 artikel (Halaman 470 dari 576)
Habib Syech Meriahkan Korea Selatan dengan Shalawat
Internasional

Habib Syech Meriahkan Korea Selatan dengan Shalawat

Kwangju, NU Online Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo Jawa Tengah memeriahkan Korea Selatan dengan lantunan shalawat dibawakannya di depan ribuan jama’ah yang tergabung dalam Komunitas Muslim Korea Selatan, Kamis (19/2) di Kota Kwangju, Korea Selatan dalam acara Silaturrahim Akbar (Silakbar) 2015. Acara Silakbar adalah program komunitas muslim Indonesia di Korea yang diadakan tiap tahun sekali.

Muskercab PCINU Korsel Hasilkan 7 Keputusan Strategis
Internasional

Muskercab PCINU Korsel Hasilkan 7 Keputusan Strategis

Kwangju, NU Online PCINU Korea Selatan melaksanakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-3 bertajuk ‘Menjaga Tradisi ke-NU-an melalui Kader yang Militan.” Kegiatan ini dilaksanakan di gedung International Collaboration Building Kota Kwangju, Korsel Kamis-Jum’at (19-20/2). Acara dihadiri oleh para pengurus PCINU Korsel dan kader-kader NU di Korsel.Dalam acara tersebut diadakan tanya jawab, diskusi ilmiah, dan pembahasan program kerja. Muskercab ini menghasilkan 7 keputusan strategis diantaranya, pertama, memperkuat dakwah Aswaja NU dengan melakukan kunjungan rutin diseluruh mushola/masjid di Korea. Kemudian kedua, melanjutkan program Kartanu agar lebih banyak lagi nahdliyin yang merasakan manfaatnya. Keempat, mengadakan pengkaderan dai-dai aswaja. Lalu kelima, mengadakan latihan pengkafanan jenazah, dan keenam, mengadakan safari Ramadhan dengan menghadirkan ulama-ulama Indonesia yang bekerjasama dengan LDNU atau pesantren, kemudian ketujuh, mengadakan pendidikan pra nikah. Acara dibuka dengan pembacaan yasin dan tahlil. Hadir dalam acara itu yakni Mustasyar PCINU Korea Dr Abdullah Machin. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua PCINU korea, Yusuf Muhammad. Dalam sambutannya, Yusuf menekankan pentingnya kaderisasi nahdliyin dalam memperjuangkan dakwah NU, baik dari sisi praktik dan teori.“Sebab itu, pengurus PCINU Korea harus lebih aktif dan giat dalam berkomunikasi dan bersilaturrahim ke mushola-mushola yang ada di Korea dalam mewadahi komunitas nahdliyin,” tegasnya.Disamping itu, lanjutnya, pengurus harus berperan aktif dalam menyampaikan Islam yang telah diajarkan ulama-ulama NU, serta melanjutkan program kerja yang telah disepakati bersama. “Di samping persiapan Konfercab PCINU Korea yang akan segera dilaksanakn dalam waktu dekat,” ungkapnya.Sementara itu,  pemateri tentang keaswajaan Dr Abdullah Machin berpesan kepada peserta tentang pentingnya mengetahui gerakan-gerakan ekstrimisme, radikalisme, dan transnasional.“Warga NU harus benar-benar melek dan memperdalam ilmu dengan banyak belajar untuk menghadapi gerakan-gerakan radikalisme Islam,” urainya.Dia menambahkan, prinsip NU adalah mensinergikan antara ukhuwah Islamiah dan ukuwah wathoniyah. “Sebab itu, semangat Islam harus dipupuk dengan semangat nasionalisme yang kuat,” tegasnya. (Imam Sibaweh/Fathoni)