Palestina Kecam Rencana Netanyahu Pindahkan Warga Palestina dari Gaza
Palestina mengecam rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang hendak menawarkan kepada warga Palestina untuk bermigrasi ke negara lain.
Kumpulan artikel kategori Internasional
Palestina mengecam rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang hendak menawarkan kepada warga Palestina untuk bermigrasi ke negara lain.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berencana untuk mendorong warga Gaza keluar dari tanah kelahirannya.
Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell menyampaikan bahwa anak-anak di Gaza, Palestina mengalami krisis air bersih dan sanitasi di tengah gempuran serangan Israel.
Warga Gaza bukan hanya menderita karena serangan militer Israel, tetapi juga didera kelaparan akut.
Di hari ke-79 perang Israel Palestina, lebih dari 100 jurnalis tewas dibunuh Israel. Kantor media juga hancur.
Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi bantuan keamanan di Gaza, meski tanpa seruan akhiri perang. Ini disetujui 13 negara, Amerika dan Rusia abstain.
Rumah Sakit Nasser di Gaza, Palestina tak henti-hentinya dibombardir dalam 48 jam terakhir yang menjadi tempat berlindung ratusan anak dan perempuan.
Dirjen WHO mendesak untuk segera diberlakukan gencatan senjata karena sistem kesehatan di Gaza sudah hancur dan rumah sakit tidak lagi berfungsi.
Peneliti Islam dan Politik Internasional asal Mesir Mostafa Zahran menyebut Gus Dur bersama NU telah berhasil menegakkan sistem demokrasi di Indonesia.
Colonna meminta gencatan senjata permanen di Gaza mendesak Israel untuk melindungi kehidupan warga sipil.
Menag Yaqut juga menyampaikan terima kasih atas adanya penambahan alokasi kuota petugas haji 2024, dari awalnya hanya 2.100 menjadi 4.421 orang.
Bantuan beasiswa ini berupa uang saku sebesar 500 dirham Maroko per bulan yang diberikan selama 1 semester atau 6 bulan kepada penerima.