Katib ‘Aam PBNU Ajak Warga NU Pegang Teguh Qanun Asasi
NU Online · Selasa, 21 April 2026 | 07:00 WIB
Magelang, NU Online Jateng
Katib ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Akhmad Said Asrori, memberikan pembekalan kepada seluruh pengurus NU dan Banom. Ia menyampaikan pesan penting di tengah derasnya arus globalisasi.
Hal itu disampaikan dalam acara Halal Bihalal dan Silaturahmi yang digelar PCNU Kabupaten Magelang bersama jajaran badan otonom (Banom) NU, MWCNU se-Kabupaten Magelang, serta MWCNU dan Banom NU se-Kecamatan Windusari. Kegiatan berlangsung di Aula MWCNU Kecamatan Windusari, Sabtu (18/4/2026).
“Di momen halal bihalal ini, saya pribadi dan atas nama PBNU menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekeliruan selama ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari sektor ekonomi, kesehatan, hingga derasnya arus informasi.
“Mari kita perkuat kembali Jam’iyyah NU, kembali ke Qanun Asasi dan AD/ART Nahdlatul Ulama. Perkuat organisasi, perkuat sektor ekonomi dan kesehatan, khususnya bagi warga Nahdliyyin dan masyarakat pada umumnya,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Magelang, KH Ahmad Izzudin, dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat khidmah kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama.
“Mari kita optimalkan kembali program-program kerja yang telah direncanakan. Karena keberkahan yang kita terima berbanding lurus dengan khidmah yang kita laksanakan,” tegasnya.
Pada momentum halal bihalal tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf, baik secara pribadi maupun atas nama PCNU Kabupaten Magelang, sekaligus mengapresiasi kesiapan MWCNU Windusari sebagai tuan rumah.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua