Panitia Muktamar Ke-35 NU Siagakan Tenaga Kesehatan dan Siapkan Skema Pelayanan Medis
NU Online ยท Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:30 WIB
Jombang, NU Online
Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulamaย (NU) memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi para peserta Muktamar dengan penyediaan posko dan berbagai layanan medis selama Muktamar berlangsung, yakni tanggal 27 hingga 31 Agustus 2026.ย
Wakil Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU Bidangย Kesehatan,ย KH Muhyiddin Zainul Arifin,ย mengatakan panitia telah menyiagakan satu dokter, perawat, serta satu pengemudi ambulans di setiap posko per shift yang tersedia selama 24 jam.
โSetiapย tim sudah ada minimal satu dokter dan tenaga kesehatan pendukung lainya,โ ujarnyaย diberitakanย NU Online Jombang, Rabu (12/8/2026).ย ย
Nantinyaย terdapat 3 posko kesehatan, berada di Universitas KH Wahab Chasbullah (Unwaha), MTsN 3 Tambakberas Jombang, dan MAN 3 Tambakberas Jombang.ย
Tak hanya itu, tenaga kesehatan juga disiagakan di semua tower yang menjadi lokasi istirahat peserta dengan perawat, Banser Husada, dan tenaga akupresur yang siap menangani keluhan kesehatan peserta Muktamar.ย
Gus Muhyiddin menjelaskan peserta yang mengalami sakit atau membutuhkan pemeriksaan dapat langsung datang ke posko kesehatan. Pelayanan pemeriksaan medis tidak memerlukan voucher.
โKalau masuk ke kurang sehat terus periksa, ya tidak usah pakai voucher, otomatis secara langsung,โ katanya.
Apabila kondisi peserta membutuhkan penanganan lebih lanjut atau rawat inap, panitia telah berkoordinasi dengan dua rumah sakit milik pemerintah daerah, yakni RSUD Kabupaten Jombang dan RSUD Ploso.
โKita sudah koordinasi dengan Direktur RSUD Kabupaten Jombang dan Direktur RSUD Ploso. Jadi sudah langsung bisa dibawa ke sana dengan pelayanan khusus untuk peserta muktamar,โ jelasnya.
Peserta yang memiliki BPJS Kesehatan, terang Gus Muhyiddin, dapat memanfaatkan kepesertaannya sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. Panitia kesehatan akan membantu proses penanganan dan rujukan apabila kondisi pasien memang membutuhkan pelayanan rumah sakit.
โKalau mereka memiliki BPJS Kesehatan, maka sudah tidak ada masalah lagi, baik dari Jawa Timur atau luar Jawa Timur, seluruh Indonesia,โ jelasnya.
Ia menambahkan, bagi peserta yang tidak memiliki BPJS dan membutuhkan rujukan, mekanisme pembiayaan akan disesuaikan dengan asal peserta.
Khusus peserta yang berasal dari Kabupaten Jombang dan tidak memiliki BPJS, biaya pelayanan rujukan disebut telah mendapat dukungan pembiayaan dari Pemerintah Kabupaten Jombang.
โUntuk yang asalnya dari Jombang ini sudah pembiayaannya ter-cover oleh Pemda Jombang,โ ujarnya.
Sementara bagi peserta dari luar Jombang yang tidak memiliki BPJS, pembiayaan tidak otomatis ditanggung panitia. Panitia akan berkoordinasi dengan pasien dan daerah asalnya terkait penanganan pembiayaan.
โKalau yang di luar itu nanti secara teknis akan koordinasi dengan masing-masing pasien dan asal, otomatis menjadi tanggungan peserta masing-masing,โ jelas Gus Muhyiddin.
Gus Muhyiddin menegaskan bahwa Tim kesehatan juga akan mengawal berbagai agenda, mulai pembukaan, sidang pleno, hingga sidang komisi di sejumlah lokasi.
Untuk setiap persidangan, panitia juga menyiapkan ambulans, pengemudi, perawat, serta Banser Husada sebagai tim siaga.ย
โKita berharap semuanya sehat, Muktamar bisa bergembira dan bisa mendapat keberkahan selama muktamar itu,โ pungkasnya.
Terpopuler
1
Masyarakat Adat Kalimantan Timur Ungkap Penolakan Proyek Karbon Bank Dunia
2
Khutbah Jumat: Makna Kemerdekaan yang Hakiki dalam Islam
3
Wacana Ketua Umum PBNU Dipilih Lewat AHWA, Rais Aam: Semua Dikembalikan ke Muktamirin
4
Khutbah Jumat: Hindari Kemaksiatan dalam Perayaan Kemerdekaan
5
Khutbah Jumat Kemerdekaan: Mengenang Jasa Pahlawan, Melanjutkan Perjuangan
6
Innalillah, Sesepuh Buntet Pesantren KH Hasanuddin Kriyani Wafat
Terkini
Lihat Semua