Surat Al-Maidah Ayat 51 Menurut Tafsir Jamal
Surat Al-Maidah ayat 51 belakangan ini menjadi perbincangan ramai di tengah masyarakat. Hampir semua lapisan masyarakat merujuk ayat ini ketika membahas masalah kepemimpinan dalam Islam.
Kumpulan artikel kategori Keislaman
Surat Al-Maidah ayat 51 belakangan ini menjadi perbincangan ramai di tengah masyarakat. Hampir semua lapisan masyarakat merujuk ayat ini ketika membahas masalah kepemimpinan dalam Islam.
Rasulullah SAW kemudian segera memerintahkan Ali bin Abi Thalib selaku sekretaris yang menyiapkan draft Perjanjian Hudaibiyah untuk merevisi dengan menghapus kata-kata “Muhammad Rasulullah” dan menggantinya dengan “Muhammad bin Abdullah". Menariknya, Ali justru membangkang.
“Mbah Asy'ari, tidak pernah mengajak kami untuk bangun sholat shubuh, tapi sebelum tidur, biasanya beliau bertutur : Le, ayo ndang turu! Tak kandani, sak durunge subuh, codot kui padha mangani pelem. Mula, sesuk tangi sak durunge subuh, ben ora kedhisikan codot. (Nak, ayo segera tidur! Saya kasih tahu, sebelum subuh, kelelawar keluar mencari mangga. Maka dari itu, besok mesti bangun sebelum subuh, agar tidak kalah cepat dengan kelelawar)," kata Ustad Ali, menirukan ucapan kakeknya.
"Beginilah kami memperlakukan ulama," jawab Ibnu 'Abbas memuji keutamaan Zaid bin Tsabit. Bagi Ibnu 'Abbas, orang biasa seperti dirinya sudah sepantasnya menghormati sahabat selevel Zaid. Sontak, Zaid mencium tangan Ibnu 'Abbas.
Pikiran tidak bisa dibendung. Ia mengembara ke mana suka. Dalam pengembaraan ini setan ikut menemani perjalanan. Ia menggiring secara perlahan pengembaraan pikiran orang beriman sampai ke batas keraguan. Awalnya orang beriman diajari pertanyaan “siapa pencipta alam?”, sampai tidak terasa datang pertanyaan “siapa pencipta Allah?”
Menurut pandangan Udin keajaiban yang dialaminya itu bukanlah jenis amalan klenik atau mistik, tetapi merupakan suatu kejadian biasa saja yang logis serta dapat dirasionalkan. Dia meyakini bahwa meski sudah wafat ratusan tahun lalu bahkan lebih lama lagi dari itu, arwah para "wali" termasuk Imam Al-Ghazali masih hidup dan dapat mendengar komunikasi orang yang masih hidup saat ini.
Pandangan mata mengandung hakikat. Pandangan mata dapat berdampak buruk pada kesehatan seseorang terutama anak-anak (penyakit 'ain). Karenanya Rasulullah SAW meminta perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husein ketika masih kanak-kanak dari gangguan setan dan pengaruh pandangan mata jahat dan hasut.
Ini adalah peringatan bagi siapa saja untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Waktu terus mengalir, umur terus berkurang. Melewatinya secara sia-sia tak akan dapat terlunasi selamanya. Hari Senin barangkali akan datang lagi pada minggu-minggu berikutnya, namun Senin hari ini dan yang sudah lewat tak akan pernah terulang kembali.
Ibadah Jumat adalah hari Ied bagi umat Islam. Di dalamnya mereka mendengarkan nasihat-nasihat ketakwaan. Pertanyaannya, bagaimana hukum Islam kalau seorang khatib mengangkat masalah politik praktis dan menjelek-jelekan orang lain terutama politikus dan partai tertentu terlebih lagi di tengah pilpres, pilkada, pilbup? Terima kasih
Kita bagaimanapun berutang budi pada orang yang meminjamkan uang. Karenanya kita dianjurkan untuk mendoakan orang yang meminjamkan uang sebagai bentuk balas budi kepadanya di samping ucapan terima kasih. Berikut ini adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika kita membayar utang.
Suatu hari Rasulullah SAW menemui salah seorang istrinya. Beliau mendapati ujung jari istrinya itu melenting karena bisul. Rasulullah SAW lalu meminta sebuah ramuan obat yang berasal dari India untuk dipupurkan di ujung jari yang membengkak. Setelah itu Rasulullah SAW mengajarkan istrinya doa sebagai berikut.
Tidak terasa 3 jam sudah mereka berjalan kaki. Salah satu dari mereka usul agar uang Rp 10 ribu dibelikan air minum. Wajar, berjalan kaki selama lebih kurang 3 jam pasti membuat dahaga. Namun sayang seribu sayang, uang Rp 10 ribu hilang entah kemana.