Data Hilal Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H
NU Online ยท Senin, 15 Juni 2026 | 12:30 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul merilis data hilal awal Muharram 1448 H yang terlampir dalam Surat Instruksi Rukyatul Hilal Muharram 1448 H di Indonesia yang dikeluarkan pada Ahad (14/6/2026).
Data hisab ini merupakan hasil perhitungan LF PBNU yang dilakukan untuk hari Senin Pon, 29 Dzulhijjah 1447 H/15 Juni 2026 M. Perhitungan dilakukan pada titik markaz Jakarta, tepatnya di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat (koordinat 6ยบ 11โ 25โ LS 106ยบ 50โ 50โ BT). Perhitungan ini dilakukan dengan metode falak (hisab) tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama.ย
Hilal awal Muharram 1448 H saat ini sudah berada di atas ufuk, yakni tepatnya 2 derajat 01 menit 24 detik. Sementara konjungsi atau ijtimak bulan terjadi pada Senin Pon 15 Juni 2026 M pukul 09:55:14 WIB.
Sementara itu, letak matahari terbenam berada pada posisi 23 derajat 21 menit 58 detik selatan titik barat, sedangkan letak hilal pada posisi 28 derajat 30 menit 15 detik selatan titik barat.
Adapun kedudukan hilal berada pada 1 derajat 50 menit 15 detik selatan matahari dalam keadaan miring ke selatan dengan elongasi 9 derajat 31 menit 33 detik. Sementara lama hilal 37 menit 06 detik.
Berdasarkan metode falak yang sama pula, maka diketahui parameter hilal terkecil terjadi di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan dengan tinggi hilal marโi marโi 0 derajat 42 menit, elongasi hilal hakiki 5 derajat 37 menit, dan lama hilal di atas ufuk 5 menit 19 detik.
Adapun parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga Provinsi Aceh dengan tinggi hilal marโi 3 derajat 37 menit, elongasi hilal hakiki 6 derajat 57 menit, dan lama hilal di atas ufuk 18 menit 30 detik.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga merilis data perhitungan hilal 1 Muharram 1448 H dalam Informasi Prakiraan Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 15 Juni 2026 M (Penentuan Awal Bulan Muharram 1448 H).
Dalam informasi itu, dijelaskan bahwa konjungsi akan terjadi pada Senin tanggal 15 Juni 2026 pukul 02.54.02 UT atau Senin, 15 Juni 2026 M, pukul 09.54.02 WIB atau Senin, 15 Juni 2026 M, pukul 10.54.02 WITA atau Senin, 15 Juni 2026 M, pukul 11.54.02 WIT.ย
Waktu Matahari terbenam paling awal pada Senin, 15 Juni 2026, adalah pukul 17.27.47 WIT di Merauke, Papua Selatan dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.53.04 WIB di Sabang, Aceh.
Dengan memperhatikan waktu konjungsi dan Matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam tanggal 15 Juli 2026 di wilayah Indonesia.
Adapun ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada pada 15 Juni 2026, berkisar antara 0.92 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 4.02 derajat di Sabang, Aceh
Kemudian, besaran elongasi geosentris di Indonesia saat Matahari terbenam pada 15 Juni 2026, berkisar antara 5.64 derajat di Merauke, Papua Selatan hingga dengan 6.98 derajat di Sabang, Aceh.
Data BMKG juga menunjukkan umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 15 Juni 2026, berkisar antara 5.56 jam di Merauke, Papua Selatan sampai dengan 8.98 jam di Sabang, Aceh.
Adapun lama Hilal di atas ufuk saat Matahari terbenam pada 15 Juni 2026 antara 6.34 menit di Merauke, Papua Selatan sampai dengan 22.05 menit di Sabang, Aceh.
Karena di seluruh Indonesia tinggi hilal adalah positif, maka pada saat matahari terbenam hilal sudah di atas ufuk. Sementara wilayah yang sudah memenuhi kriteria imkanur rukyah dengan tinggi hilal 3 derajat dan sudur elongasi 6,4 derajat hanya di Indonesia bagian barat, seperti Aceh.
Data-data di atas menunjukkan potensi hilal awal bulan Muharram dapat tampak terukyah di wilayah Indonesia bagian barat. Meskipun demikian, perlu menunggu pengumuman Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan diumumkan pada Senin (15/6/2026) malam setelah mendapatkan hasil rukyah.
Terpopuler
1
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
2
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
3
LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026
4
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
5
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
6
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
Terkini
Lihat Semua