Nasional

Gus Ipul Ceritakan Nahdliyin yang Kayuh Ontel 14 Hari menuju Muktamar ke-35 NU

NU Online  ·  Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Gus Ipul Ceritakan Nahdliyin yang Kayuh Ontel 14 Hari menuju Muktamar ke-35 NU

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU H Saifullah Yusuf saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). (Foto: NU Online/Rifqi)

Jombang, NU Online

Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang resmi dilaksanakan pada Kamis (27/08/2026) sore. Agenda yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini dipusatkan di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.


Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU H Saifullah Yusuf menyampaikan laporan terkait persiapan pelaksanaan Muktamar pertama di abad kedua NU ini. Di antara laporannya, ia menyelipkan cerita seorang Nahdliyin yang rela menempuh perjalanan selama 14 hari menaiki sepeda ontel menuju lokasi Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang. 


“Ini bukan sekadar perjalanan, ini adalah perjalanan cinta kepada jamiyah,” kata Gus Ipul, sapaan karibnya. 


Kisah-kisah mengharukan tidak hanya datang dari bapak Arif, warga sekitar juga turut bergotong royong membantu pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Gus Ipul menyebutkan, berdasarkan laporan KH Hasib Wahab Hasbullah, ada warga yang datang menyumbang beras, sayur, hingga kambing dan sapi. 


“Mereka datang tanpa diminta, memberi tanpa ingin disebut. Sebagian hanya mengatakan ini untuk para kiai, ini untuk Nahdlatul Ulama,” terangnya. 


Menurut Gus Ipul, semangat perjuangan dan penghormatan ini merupakan kekuatan inti dari jamiyah Nahdlatul Ulama. Menurutnya, kekuatan NU bukan semata kekuatan struktur serta jumlah anggota yang cukup banyak, akan tetapi kekuatan cinta, khidmat, gotong royong, dan keikhlasan dari setiap pengikutnya. 


“Oleh karena itu, NU selalu hidup dari hati para pengikutnya,” kata Sekretaris Jenderal PBNU ini. 


Gus Ipul juga melaporkan bahwa Muktamar ke-35 NU diikuti jajaran kepengurusan NU dari berbagai tingkatan, baik dari dalam maupun luar negeri. Tercatat, hadir perwakilan 38 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), 523 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), serta 33 Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU). 


“Masing-masing jajaran kepengurusan mendelegasikan empat unsur pengurus, yakni Rais Syuriyah, Katib Syuriyah, Ketua Tandidziyah, dan Sekretaris Tanfidziyah,” terangnya. 


Ia menyebutkan, para peserta muktamar atau muktamirin nantinya akan mengikuti lima sidang pleno dan enam sidang komisi. Rinciannya, tiga sidang komisi bahtsul masail, serta komisi organisasi, program, dan rekomendasi. 


Kontributor: A Habiburrahman