Nasional

Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG

NU Online  ·  Rabu, 1 Juli 2026 | 18:00 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG

Presiden Prabowo Subianto saat peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026). (Foto: tangkapan layar kanal Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, NU Online

 

Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim bahwa Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah memberikan kontribusi besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

 

Pernyataan tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat Rabu (1/7/2026).

 

"Saya sangat menyampaikan penghargaan saya atas bagaimana giatnya Kepolisian Republik Indonesia ikut aktif terlibat dalam upaya ketahanan pangan rakyat kita," jelasnya.

 

Terkait ketahanan pangan, Presiden Prabowo mengaku menyaksikan langsung bagaimana program ketahanan pangan yang dijalankan Polri mampu meningkatkan produksi jagung nasional.

 

"Saya melihat sendiri Polri membangun gudang-gudang pangan yang sangat dibutuhkan, gudang-gudang dengan kualitas yang sangat baik," katanya.

 

Selain itu, Ia juga menyebut institusi tersebut terus membantu menjaga stabilitas harga serta berperan aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk program MBG.

 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengatakan bahwa Polri turut membangun lebih dari 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur-dapur untuk mendukung pelaksanaan program MBG.

 

"Saya tidak ragu-ragu menyampaikan di sini bahwa dapur-dapur yang dibangun oleh Polri adalah dapur-dapur yang terbaik. Dan ini bukan kata saya. Banyak pengamat," katanya.

 

"Banyak peninjau dari lembaga-lembaga dunia yang datang ke Indonesia melihat dapur-dapur tersebut, dan di antaranya sebagian besar yang dilihat adalah dapur-dapur milik Polri," sambungnya.

 

Di samping itu, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Polri memiliki karakter yang khas karena lahir dari perjuangan perang kemerdekaan. Menurutnya, sejak awal kepolisian tidak hanya berperan sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga terlibat langsung dalam perjuangan bangsa sehingga memiliki kedekatan dengan rakyat.

 

"Kepolisian Republik Indonesia memiliki sifat selalu di tengah-tengah rakyat dan harus selalu membela rakyat serta merasakan penderitaan rakyat," katanya.

 

Menurut Presiden Prabowo, kehadiran Polri hingga ke desa-desa dan wilayah perbatasan turut memperkuat berbagai program pemerintah. 

 

"Polri selalu berada di garis depan apabila masyarakat mengalami bencana," katanya.

 

"Polri juga terus membangun bor air, jembatan-jembatan, dan membantu masyarakat yang terdampak bencana," terangnya.