Nasional

Liga Arab Siapkan Strategi Media untuk Perkuat Narasi Palestina

NU Online  ·  Kamis, 9 Juli 2026 | 20:00 WIB

Liga Arab Siapkan Strategi Media untuk Perkuat Narasi Palestina

Liga Arab. (Foto: WAFA)

Jakarta, NU Online

Sekretariat Jenderal Liga Arab mengumumkan dimulainya rangkaian pertemuan persiapan menuju Sidang ke-56 Dewan Menteri Informasi Arab yang dijadwalkan berlangsung pada 14–15 September 2026 di Tripoli, Libya.


Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab sekaligus Kepala Sektor Media dan Komunikasi, Duta Besar Ahmed Rashid Khattabi dirilis WAFA, mengatakan salah satu agenda utama sidang tersebut adalah memperkuat solidaritas terhadap rakyat Palestina serta mengarusutamakan narasi Palestina di tingkat internasional.


Menurut Khattabi, upaya tersebut mencakup pelestarian status historis dan hukum Kota Yerusalem melalui strategi media yang terbuka, efektif, dan terkoordinasi.


Selain itu, pertemuan juga akan membahas penguatan budaya damai, penolakan terhadap kekerasan dan diskriminasi, serta upaya membangun citra positif dunia Arab di mata masyarakat internasional. Pembahasan akan melibatkan negara-negara anggota, organisasi, asosiasi profesi, dan lembaga masyarakat sipil.


Khattabi menjelaskan, rangkaian pertemuan diselenggarakan atas arahan Sekretaris Jenderal Liga Arab untuk memperkuat efektivitas kerja sama antarnegara Arab sekaligus mendorong pengembangan sektor media melalui pendekatan partisipatif dan koordinasi kelembagaan yang lebih terpadu antara negara anggota dan Sekretariat Jenderal.


Pertemuan persiapan akan dimulai pada 12 Juli 2026 di markas Liga Arab. Sejumlah kelompok kerja akan menyusun rekomendasi yang selanjutnya disampaikan kepada Komite Tetap Media Arab dan Biro Eksekutif sebagai bahan pembahasan pada sidang tingkat menteri.


Agenda lain yang akan dibahas meliputi evaluasi pelaksanaan keputusan Sidang ke-55 Dewan Menteri Informasi Arab, peninjauan kembali Media Action Plan Abroad, serta penyelenggaraan sidang ke-29 Kelompok Pakar Tetap tentang Peran Media Arab dalam Penanggulangan Terorisme.


Khattabi juga menekankan pentingnya penyelesaian tugas tim yang bernegosiasi dengan perusahaan-perusahaan media internasional. Menurutnya, penyusunan kerangka kerja yang jelas dan transparan dengan perusahaan media global menjadi langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan digital negara-negara Arab sekaligus melindungi identitas budaya dan warisan kawasan.


Selain itu, pertemuan akan membahas pelaksanaan Arab Media Roadmap for Sustainable Development, sidang ke-23 Komite Tetap Media Elektronik, penyusunan rancangan undang-undang model Arab tentang media digital, regulasi bagi influencer dan kreator konten digital, serta proyek pembentukan China-Arab Exchange Center for Audiovisual Innovation.


Rangkaian kegiatan akan diawali pada 12–13 Juli 2026 dengan sidang ke-10 dewan juri Arab Media Excellence Award. Sidang tersebut diikuti perwakilan Suriah selaku ketua Dewan Menteri Informasi Arab, Kuwait sebagai ketua Biro Eksekutif sekaligus negara sponsor penghargaan, Mauritania sebagai wakil ketua Biro Eksekutif, Maroko sebagai Ibu Kota Media Arab 2026, serta lima negara anggota lainnya.


Pada edisi tahun ini, Arab Media Excellence Award mengusung tema "Media Arab dan Kecerdasan Buatan: Peluang dan Tantangan."