Mudik Pakai Motor Bersama Anak, KPAI Ingatkan Risiko dan Keselamatan
NU Online · Kamis, 12 Maret 2026 | 11:00 WIB
Suci Amaliyah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan keluarga yang melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor bersama anak agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan selama perjalanan.
Komisioner KPAI Aris Adi Leksono mengatakan sepeda motor masih menjadi moda transportasi yang banyak digunakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman, meskipun perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan tersebut memiliki risiko tinggi, terutama bagi anak.
Baca Juga
Khutbah Idul Fitri: Mudik Ke Surga
"KPAI mengimbau para pemudik yang menggunakan sepeda motor bersama anak untuk benar-benar memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan anak selama perjalanan,” kata Aris kepada NU Online di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Perjalanan panjang dengan kondisi lalu lintas padat dapat membuat anak lebih rentan mengalami kelelahan, dehidrasi, hingga gangguan kesehatan.
KPAI mengimbau para pemudik sepeda motor untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai bagi anak.
Selain itu, pemudik juga diminta melakukan istirahat secara berkala selama perjalanan serta memastikan anak mendapatkan makanan, minuman, dan waktu istirahat yang cukup.
KPAI juga mendorong pemerintah daerah, dinas perhubungan, dan pemangku kepentingan di jalur mudik untuk memperkuat dukungan bagi pemudik sepeda motor.
Beberapa langkah yang didorong antara lain penyediaan tempat istirahat yang layak dan ramah anak, fasilitas sanitasi yang memadai, serta posko pelayanan dan kesehatan yang mudah diakses oleh pemudik bersama anak.
"Upaya tersebut penting agar perjalanan mudik tidak hanya lancar secara transportasi, tetapi juga aman dan nyaman bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak," katanya.
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Syed Muhammad Naquib al-Attas: Cendekiawan tanpa Telepon Genggam
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
6
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
Terkini
Lihat Semua