Nasional

PBNU Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Emir Qatar 1995-2013 Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani

NU Online  ·  Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00 WIB

PBNU Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Emir Qatar 1995-2013 Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani

Emir Qatar 1995-2013 Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani. (Foto: Qatar News Agency)

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar 1995-2013 Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani yang telah berpulang pada Ahad (12/7/2026).


Ucapan belasungkawa itu disampaikan Gus Yahya saat konferensi pers di Lobi Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Selasa (14/7/2026).


"Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama jam'iyah Nahdlatul Ulama, kami menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ayahanda Emir Qatar yang mulia, Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani, yang wafat pada 12 Juli yang lalu," jelasnya.


Menurut Gus Yahya, wafatnya Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani menjadi kehilangan yang turut dirasakan masyarakat internasional khususnya di kawasan Timur Tengah.


"Kita bisa merasakan suasana berduka, dan saya kira seluruh dunia juga merasakan bahwa suasana duka cita menyelimuti, khususnya kawasan Timur Tengah. Setelah sebelumnya bangsa Iran kehilangan pemimpinnya yaitu Ayatollah Ali Khamenei yang wafat karena serangan Amerika dan Israel beberapa hari yang lalu," jelasnya.


Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pemerintah Qatar atas wafatnya Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani.


"Pemerintah Republik Indonesia menyatakan duka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Ayahanda Emir Qatar, Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui media sosial X pada Ahad (12/7/2026) lalu.


Melansir Al Jazeera, Badan Kedaulatan dan Kantor Administrasi Qatar menjelaskan bahwa Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani telah wafat pada usia 74 tahun.


"Dengan hati yang teguh dalam keimanan kepada ketetapan dan takdir Allah, Amiri Diwan menyampaikan duka cita yang mendalam atas kehilangan besar bagi negara atas wafatnya Yang Mulia Emir Ayah, Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani, semoga Allah merahmatinya, yang meninggal dunia pada pagi ini," tulis Al Jazeera dikutip NU Online pada Selasa (14/7/2026).


Al Jazeera menuliskan bahwa Qatar mengumumkan masa berkabung nasional selama empat hari yang dimulai pada Ahad, dengan menghentikan aktivitas di instansi pemerintah dan lembaga publik serta mengibarkan bendera setengah tiang.


"Syekh Hamad, yang memerintah Qatar dari 1995 hingga 2013, merupakan salah satu tokoh utama di balik pembangunan negara kaya energi tersebut," tulisnya.


Selama masa pemerintahannya, Al Jazeera menyebut bahwa Qatar mengalami perkembangan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya yang memperkuat posisinya di komunitas internasional.


"Syekh Hamad memimpin berbagai investasi ekonomi besar dan mendorong kemitraan internasional yang luas seiring Qatar menjadi eksportir gas alam cair (LNG) terbesar di dunia."