Nasional

Prabowo Targetkan APBN 2027 untuk 8 Program Prioritas Nasional, Anggaran Capai 671,2 Triliun

NU Online  ยท  Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Prabowo Targetkan APBN 2027 untuk 8 Program Prioritas Nasional, Anggaran Capai 671,2 Triliun

Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan MPR di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: DPR)

Jakarta, NU Online

 

Presiden Prabowo Subianto mengatakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 akan difokuskan pada delapan program prioritas nasional. Hal itu disampaikan dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

 

Prabowo menyebut delapan prioritas tersebut meliputi kedaulatan pangan, kemandirian air dan energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan dan ketahanan terhadap bencana, serta penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa. Prioritas lainnya adalah penurunan kemiskinan.

 

Delapan program tersebut, kata Prabowo, akan didukung dengan penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, serta diplomasi ekonomi.

 

"Delapan prioritas ini didukung oleh penguatan pertahanan keamanan dan penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi," ujar Prabowo.

 

Ia mengatakan anggaran yang direncanakan untuk menjalankan berbagai program tersebut mencapai sekitar 671,2 triliun.

 

Prabowo menegaskan pemerintah akan berupaya menekan defisit tersebut agar semakin kecil. Menurutnya, pemerintah memahami bahwa defisit ideal adalah anggaran yang berimbang.

 

"Dan ini akan kita usahakan untuk kita tekan lebih kecil lagi. Kita memahami defisit ideal anggaran yang berimbang," katanya.

 

Prabowo menjelaskan, arsitektur RAPBN 2027 didesain tetap ekspansif, tetapi terarah dan terukur. Kebijakan anggaran tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar semakin tinggi dan cepat.

 

"Arsitektur RAPBN 2027 didesain tetap ekspansif, terarah, terukur, kolaboratif untuk mendorong ekonomi lebih tumbuh tinggi dan lebih cepat," ujarnya.

 

Menurut Prabowo, sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, dan Danantara juga perlu terus diperkuat agar berjalan secara terpadu. Transformasi ekonomi melalui berbagai aktivitas ekonomi, kata dia, harus terus didorong.

 

Ia juga menekankan agar berbagai program unggulan pemerintah dapat berjalan secara efektif, termasuk pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

"Transformasi ekonomi pada aktivitas ekonomi harus terus diperkuat. Program unggulan harus jalan efektif. Pemberdayaan bagi UMKM harus terus diperkuat," ujar Prabowo.