Tanggapan Calon Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Setelah Masuk Bursa
NU Online ยท Senin, 31 Agustus 2026 | 05:40 WIB
Lima calon ketua umum PBNU beserta pimpinan sidang setelah menyatakan kesiapannya untuk maju di Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said, Tambakberas, Jombang pada Senin (31/8/2026). (Foto: NU Online/Agung)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jombang, NU Online
Lima calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031 terpilih setelah melewati rangkaian proses tabulasi yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said, Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026). Dari lima nama tersebut menyampaikan tanggapan setelah memperoleh kepercayaan dari muktamirin.
Dalam pemilihan tersebut, setiap perwakilan dari PWNU, PCNU, dan PCINU memiliki lima nama yang diajukan sebagai calon Ketua Umum PBNU. Hasil penghitungan menempatkan KH Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin sebagai peraih suara tertinggi dengan 472 suara.
Gus Kikin menyambut hasil tersebut dengan rasa syukur. Namun, ia mengingatkan bahwa hasil tersebut belum sah karena masih menunggu pengesahan Rais Aam atau Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA).
โAlhamdulillah udah pada ujung hasil ini lah. Tapi kan belum sahkan sama Rais aam atau AHWA,โ ujar Gus Kikin kepada NU Online.
โYa nanti barangkali nanti kalau udah sah. Kita masih nunggu hasilnya. Kita ke depan lagi kita bangun kebersamaan, ukhuwah Dari zaman dulu NU itu seperti itu,โ lanjutnya.
Menurut Gus Kikin, kebersamaan menjadi hal penting dalam perjalanan NU ke depan.
โsaya bersyukur ya ada kebersamaan dengan semua peserta. Dan ya itu merupakan satu kegembiraan, kebanggaan kita itu bisa bersama-sama dengan yang lain,โ katanya.
Sementara itu, KH Zulfa Mustofa berada di posisi kedua dengan 262 suara. Perolehan tersebut diakuinya sebagai kejutan sekaligus penghormatan.
โPastinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan muktamirin, para pemilih. Saya bisa masuk nomor dua, satu kejutan luar biasa. Pastinya satu penghormatan buat saya,โ ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menempati posisi ketiga dengan 258 suara. Ia memilih menunggu perkembangan proses selanjutnya.
โAlhamdulillah, nanti kita lihat apakah masyarakat setuju Ahlul Halli wal Aqdi,โ ujarnya.
Saat ditanya apakah akan terus memantau proses hingga selesai, Gus Yahya menjawab, โiya kita pantau.โ
Sementara itu, KH Abdussalam Sochib memperoleh 261 suara dan menempati posisi keempat dalam perolehan suara calon Ketua Umum PBNU. Ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan muktamirin serta apresiasi terhadap gagasan dan visi yang selama ini diperjuangkan.
โBersyukur ya dengan perjuangan teman-teman. Kita diberikan kepercayaan bisa masuk kelima besar, sebagai bukti bahwa gagasan, ide, visi yang kami mendapat apresiasi yang lumayan,โ ujar Gus Salam.
Ia berharap gagasan dan visi yang telah disampaikan selama proses pencalonan tidak berhenti pada forum Muktamar, tetapi dapat diwujudkan dalam kerja nyata untuk NU ke depan.
โHarapan kami apa yang kami lakukan dapat bisa terealisasi. Terima kasih (muktamirin) atas semua perjuangan, ketabahan, dan kesungguhannya dengan niat satu khidmah dan pengabdian kepada nahdlatul ulama,โ katanya.
Selain kelima nama di atas, nama-nama lain menyusul di belakangnya, antara lain KH Nusron Wahid, KH Yusuf Chudori, H Saifullah Yusuf yang tidak memenuhi syarat. KH Abdul Ghaffar Rozin yang menduduki suara terbanyak ke-8 dengan memperoleh sebanyak 155 suara.
Ia mengaku tidak menyangka memperoleh dukungan tersebut. โAlhamdulillah, kita bersyukur. Meskipun agak tidak menduga juga, sehingga harus lari-lari ke sini tadi. Di posko kami, 100 meter dari sini,โ katanya.
Rozin menegaskan, kemenangan dalam Muktamar tidak semestinya berpusat pada figur. โNahdlatul ulama harus menang. Bukan orangnya, bukan ketuanya,โ tegasnya.
Ia juga menilai dinamika Muktamar dapat dikelola dengan baik. โKita harus optimis, tidak boleh pesimis,โ pungkasnya.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026โ2031
3
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
6
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
Terkini
Lihat Semua