Nasional

Wakil Ketua BEM UI: Kami Sudah Menang karena Berada di Pihak yang Benar

NU Online  ยท  Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Wakil Ketua BEM UI: Kami Sudah Menang karena Berada di Pihak yang Benar

Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra saat berorasi di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026). (Foto: Haekal Attar)

Jakarta, NU Online

Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Fathimah Azzahra menegaskan bahwa aksi yang digelar tidak semata-mata soal berhasil atau tidaknya massa mencapai titik kumpul di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.ย 


Fathimah menegaskan bahwa tujuan utama aksi tersebut adalah memperjuangkan kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi. Hal itu disampaikannya saat aksi bertajuk Merebut Kemerdekaan di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026).

 

"Dan dalam sejarah, kita sudah tercatat menang karena kita ada di pihak yang benar. Sehingga hari ini kita ingin menunjukkan pada teman-teman polisi bahwa kita lebih punya hati dibanding mereka, bahwa kita masih lebih punya rasa kemanusiaan karena kita tidak ingin ada teman-teman kita terluka," jelasnya.

 

Fathimah juga menyatakan pihaknya memilih untuk tidak memaksakan diri menerobos barikade karena tidak ingin ada peserta aksi yang terluka. Menurutnya, sikap tersebut berbeda dengan aparat yang disebut tidak memedulikan keselamatan massa.ย 

 

"Mereka (polisi) mengatakan bahwa, โ€œOh iya, silakan saja kalau mau terobos.โ€ Itu adalah wujud bahwa mereka enggak peduli, teman-teman, kalau ada yang terluka. Mereka bilang, โ€œSilakan saja terobos.โ€ Itu adalah bahasa lain dari, โ€œKalau kamu luka, saya enggak peduli. Yang penting kamu yang mulai,โ€ jelasnya.

 

Sebelumnya, Ketua BEM UI Yatalathof Maโ€™shum Imawan mengatakan hari kemerdekaan tidak boleh hanya menjadi seremoni, melainkan harus menjadi ruang untuk terus memperbaiki bangsa.ย 

 

โ€œMenyambut dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, masih terdapat sejumlah permasalahan struktural yang menyisiri kehidupan rakyat. Permasalahan ini hidup di setiap sektor, tetapi satu hal yang pasti, keberadaan permasalahan tersebut merupakan bukti bahwa rakyat belum merasa sepenuhnya merdeka,โ€ jelasnya kepada NU Online.

 

Berikut 8 tuntutan BEM UI:
1.โ  โ Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri;
2.โ  โ Hentikan KKN;
3.โ  โ Wujudkan reforma agraria sejati;
4.โ  โ Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM;
5.โ  โ Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan Kopdes Merah Putih;
6.โ  โ Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan TKD, dan kembalikan otonomi daerah;
7.โ  โ Tetapkan status bencana nasional untuk Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan;
8.โ  โ Hentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.