NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Nasional

Kumpulan artikel kategori Nasional

Menampilkan 12 artikel (Halaman 3993 dari 4004)
LAZISNU Bantu Modal Usaha dan Beasiswa
Nasional

LAZISNU Bantu Modal Usaha dan Beasiswa

Jakarta, NU OnlineLembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) menyumbang 28 mustahik pada Jumat (13/4) pukul 15.00, di kantor Lazisnu, gedung PBNU, Jakarta. Para mustahik masing-masing mendapatkan uang sejuta rupiah. Menurut Ketua Umum Lazisnu KH Masyhuri Malik, 28 mustahik itu terdiri dari tiga kelompok, “Dua kelompok kategori usaha kecil dari Ciganjur dan Rawamangun jumlahnya 20 orang, dan beasiswa 8 orang.” 

Rapat Koordinasi Nasional LPPNU di Samarinda
Nasional

Rapat Koordinasi Nasional LPPNU di Samarinda

Samarinda, NU OnlineHotel Bumi Senyiur Samarinda tampak ramai, Jumat (13/04) siang. Di dalamnya penuh dengan para aktivis NU dari berbagai daerah di Indonesia, berkisar 200-an orang. Mereka sedang mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Rembuk Nasional tentang Sumber Daya Alam yang ditangani oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU). Acara tersebut juga melibatkan para pengurus Lajnah Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) dan Lembaga Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LBNNU) se-Indonesia.

Alex Komang: NU harus Jadi Pelaku Film
Nasional

Alex Komang: NU harus Jadi Pelaku Film

Jakarta, NU OnlineLesbumi lahir tanggal 28 Maret tahun 1962, saat pergumulan ideologi bersaing keras antara sosialime realis dan humanisme universal. Di sisi lain, budaya-budaya asing yang disebarkan film Amerika melalui AMPAI (semacam Twenty One sekarang) juga dipasarkan secara bebas. Menurut Wakil Ketua Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Alex Komang, keadaan demikian persis dengan sekarang, “Persoalan yang dihadapi sekarang, mirip ketika Lesbumi lahir,” ujarnya. 

Sastro: Islam radikal itu Ghosob Kekuasaan
Nasional

Sastro: Islam radikal itu Ghosob Kekuasaan

Kudus, NU OnlineBudayawan Sastro Al Ngatawi menilai upaya Gerakan Islam radikal sebetulnya  ingin mengambil alih  kekuasaan menjadi negara Islam. “Tidak ikut mendirikan dan tidak merawat,  kok  tiba-tiba datang ingin menguasai negara, dalam hukum fiqh namanya ghosob kekuasaan,” katanya kepada NU Online usai acara Sambung Rasa Kebangsaan di aula Masjid Darul Ilmi Universitas Muria Kudus (UMK), Selasa (10/4).

Film Efektif Membangun Karakter Bangsa
Nasional

Film Efektif Membangun Karakter Bangsa

Jakarta, NU OnlineMedia film sangat efektif untuk membangun karakter bangsa. Kalimat itu diulang-ulang dalam musyawarah film nasional yang dihelat Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi), Kamis (12/4) pukul 13.00-16.30, di gedung PBNU, Jakarta. Wakil Ketua Lesbumi Alex Komang menyatakan kalimat itu dalam sambutan musyawarah sekaligus peringatan setengah abad Lesbumi dan hari Film Nasional yang ke-62, “Saya sepakat dengan apa yang pernah dikatakan oleh Asrul Sani dalam Surat Kepercayaan, bahwa film adalah media yang sangat efektif dalam membangun karakter bangsa,” ujarnya.