NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Nasional

Kumpulan artikel kategori Nasional

Menampilkan 12 artikel (Halaman 3996 dari 4004)
PC IPNU Balikpapan Gelar Istighotsah Jelang UN
Nasional

PC IPNU Balikpapan Gelar Istighotsah Jelang UN

Balikpapan, NU OnlinePimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kota Balikpapan menggelar Istighotsah, zikir dan doa bersama dalam rangka kesiapan ujian nasional Ahad 8/4/2012. Kegiatan zikir dan doa yang berlangsung di masjid Daruussalam Km 1,5 Kota Balikpapan dipimpin oleh Kiai Ahmad Muhlasin selaku Wakil Rais Syuriyah PC NU Kota Balikapan. Kegiatan ini dihadiri ratusan pelajar dari MAN 1, MTsN 1, MTs Darussalam Kota Balikpapan, dan perwakilan PCNU Kota Balikpapan.

Paduan Suara Muslimat NU Nyanyikan Lagu Daerah
Nasional

Paduan Suara Muslimat NU Nyanyikan Lagu Daerah

Jakarta, NU OnlineKelompok paduan suara Muslimat NU Sumedang, menyanyikan lagu-lagu daerah. Mereka tampil di sela acara pembukaan ‘Pelatihan untuk Pelatih (Training Of Trainers) Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika’ di Hotel Santika, Jakarta Pusat, Kamis malam (5/4).Paduan suara Muslimat NU Sumedang menyanyikan lagu Keroncong Kemayoran, lagu daerah Betawi  di hadapan seratus lebih yang hadir. Mereka dengan kompaknya mempersembahkan penampilan dan kualitas yang terbaik. Terang saja, aksi pentas mereka tak hanya menghibur tetapi juga membuat decak kagum para hadirin.

PWNU Sumbar Sambut Kehadiran Atlet Terbaik
Nasional

PWNU Sumbar Sambut Kehadiran Atlet Terbaik

Padang, NU OnlineSebanyak 9 atlet Ikatan Pencak  Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Propinsi Sumatera Barat berhasil meraih juara Umum II dan atlet terbaik Putri pada Kejurnas Pencak Silat NU yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Ikatan Pencak  Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa. Prestasi ini patut diberikan apresiasi.Wakil Rais Syuriah PWNU Sumatera Barat Buya H Ihdinassyratal Mustaqim didampingi Ketua Tanfidziyah PWNU Sumbar H Khusnun Aziz menyampaikan hal itu ketika penyambutan atlet Pagar Nusa tersebut, Sabtu (7/4) malam di Bandara Internasional Minangkabau, Kataping, Padangpariaman.

Kampus Diminta Waspadai Islam Radikal
Nasional

Kampus Diminta Waspadai Islam Radikal

Kudus, NU online  Ketua PC GP Ansor Kudus Abdul Ghofar mengatakan, kalangan kampus perlu mewaspadai gerakan Islam radikal yang sangat cepat berkembang di masyarakat dan bahkan sudah masuk ke kampus dengan cara cuci otak."Oleh karenanya, semua elemen mayarakat termasuk kalangan akademik harus mewaspadai berkembangnya Islam radikal di kampus-kampus," katanya dalam talkshow bertema "Peran Pelajar dalam Menghadapi Ajaran dan Gerakan Islam Radikal" yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) di ruang seminar Gedung Rektorat Lantai IV, belum lama ini.

Sejumlah Kiai Dorong Mahfud Maju Capres 2014
Nasional

Sejumlah Kiai Dorong Mahfud Maju Capres 2014

Jombang, NU OnlineSejumlah kiai di Jawa Timur mendorong Mahfud MD untuk maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang. Dukungan ini disampaikan kepada ketua Mahkamah Konstitusi (MK) saat hadir di Pondok Pesanten Tebuireng Jombang, Sabtu (7/4).Hadir dalam pertemuan yang digelar tertutup oleh media di dalem kesepuhan Pesantren Tebuireng yang kini ditempati  KH Sholahudin Wahid itu, yakni Mahfud MD sendiri, mantan ketua PBNU KH Hasyim Muzadi, rais syuriyah PWNU Jatim KH Miftahul Akhyar, KH Nuruddin Jazuli (Kediri), KH Anwar Iskandar (Kediri), KH Nailul Rohman (Pamekasan), KH Syarif (Bangkalan), KH A Karim (Malang), dan beberapa rais syuriyah PCNU se Jatim.

PB PMII Adakan Dialog Kebudayaan
Nasional

PB PMII Adakan Dialog Kebudayaan

Jakarta, NU OnlinePengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia mengadakan dialog kebudayaan dengan tema “Mempelopori Gerakan Kebudayaan Menuju Indonesia Berperadaban” pada Sabtu, (7/3) pukul 14.00 16.30, di aula gedung PBNU, Jakarta. Didaulat sebagai pembicara pada kesempatan itu adalah wakil Sekretaris Jendral PBNU Abdul Mun’im DZ, Ketua FPKB DPR RI Marwan Ja’far dan Irfan Basri dari Mata Facifik. 

PWNU Sulut dan Gorontalo Diminta Pelopori Perdamaian
Nasional

PWNU Sulut dan Gorontalo Diminta Pelopori Perdamaian

Jakarta, NU Online Jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rabu - Jumat (4-6/4) turun ke bawah (turba) meninjau sekaligus menghadiri sejumlah kegiatan ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Utara dan Gorontalo. Kepengurusan di wilayah diminta bisa meningkatkan peranan NU, salah satunya menjadi pelopor terciptanya perdamaian antar masyarakat dan pemeluk agama. Di hadapan jajaran PWNU Sulut yang di antaranya hadir pengurus dan anggota Muslimat, IPNU, IPPNU, Ansor dan JQH setempat, dijelaskan NU lahir untuk terciptanya Ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah danInsaniyah. Dengan prinsip tawassuth (moderat), tasamuh (toleran) dan tawazun (seimbang), NU memang selalu mengedepankan pentingnya toleransi. "Di sana saya tegaskan orang NU harus bisa menjadi yang terdepan untuk perdamaian," tegas Kiai Said di Jakarta, Sabtu (7/4). Dalam kunjungan ke Sulawesi Utara dan Gorontalo Kiai Said didampingi Bendahara Umum H. Bina Suhendra, Ketua PBNU Salim Segaf al Jufri, Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas'udi dan Wakil Sekjend PBNU H. Enceng Shobirin. "Di sana juga saya tegaskan NU harus bisa menjaga tradisi. Siapa-siapa yang memusuhi NU, yang tidak suka tahlilan, ziarah kubur, tapi juga mengkafir-kafirkan, membid'ah-bid'ahkan, saya minta orang NU tegas. Wahabi, di sana juga saya tegaskan harus diwaspadai," tambah Kiai Said. Sementara dalam Turba ke Gorontalo, jajaran PBNU sekaligus juga menghadiri pelantikan PCNU Gorontalo Utara. Potensi NU disebutkan sudah sangat kuat di Gorontalo dan diharapkan bisa membantu terwujudnya masyarakat yang sejahtera. "Disana banyak Kiai besar, banyak habaib. Artinya Potensi NU Gorontalo sudah sangat bagus dan saya berpesan agar membantu terwujudnya masyarakat yang sejahtera di bidang pendidikan, ekonomi dan bidang lainnya," urai Kiai Said. Untuk membantu terealisasinya dorongan tersebut, jajaran PBNU memberikan bantuan untuk peningkatan kualitas pendidikan, yaitu pembangunan satu lokal kelas di Madrasah Aliyah yang dikelola di bawah naungan PWNU Gorontalo. "Di sana muridnya sangat banyak, tapi lokal kelasnya kurang. Semoga bantuan satu lokal kelas bisa bermanfaat," tutup Kiai Said. Penulis: Emha Nabil Haroen