Syariah

Ziarah Kubur

NU Online  ยท  Kamis, 14 April 2011 | 08:54 WIB

Kita telah diperintah untuk ziarah kubur, Rasulallah s.a.w. dan para sahabat juga menjalankan ziarah kubur. Jadi tidak ada dasar sama sekali untuk melarang ziarah kubur, karena kita semua tahu bahwa Rasulallah pernah ziarah ke makam Baqiโ€™ dan mengucapkan kata-kata yang ditujukan kepada para ahli kubur di makam Baqiโ€™ tersebut.<<>br /> Dalil-dalil tentang ziarah kubur
ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ู…ูŽ : ู†ูŽู‡ูŽูŠู’ุชููƒูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุฒููŠูŽุงุฑูŽุฉู ุงู’ู„ู‚ูุจููˆู’ุฑู ููŽุฒููˆู’ุฑููˆู’ู‡ูŽุง
Artinya :ย ย ย  Rasulallah s.a.w bersabda: Dahulu aku telah melarang kalian berziarah ke kubur. Namun sekarang, berziarahlah kalian ke sana. (H.R. Muslim)

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ู’ : ุงูุณู’ุชูŽุฃู’ุฐูŽู†ู’ุชู ุฑูŽุจู‘ููŠู’ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑ ู„ุฃูู…ู‘ููŠู’ ุŒ ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฃุฐูŽู†ู’ ู„ููŠู’ ุŒ ูˆูŽุงุณู’ุชุฃุฐูŽู†ู’ุชูู‡ู ุฃู†ู’ ุฃูŽุฒููˆู’ุฑูŽ ู‚ูŽุจู’ุฑูŽู‡ูŽุง ููŽุฃุฐูู†ูŽ ู„ููŠู’
Artinya:ย ย ย  Dari Abu Hurairah r.a. Berkata, Rasulallah s.a.w. bersabda: Aku meminta ijin kepada Allah untuk memintakan ampunan bagi ibuku, tetapi Allah tidak mengijinkan. Kemudian aku meminta ijin kepada Allah untuk berziarah ke makam ibuku, lalu Allah mengijinkanku. (H.R. Muslim)

ูˆูŽููู‰ ุฑููˆูŽุงูŠูŽุฉู ุฃูุฎู’ุฑูŽู‰ : ุฒูŽุงุฑูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽย  ู‚ูŽุจู’ุฑูŽ ุงูู…ู‘ูู‡ู, ููŽุจูŽูƒูŽูŠ ูˆูŽุงูŽุจู’ูƒูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ุญูŽูˆู’ู„ูŽู‡ู (ุงูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽู‡ู ู…ูุณู’ู„ูู…ู’ ูˆูŽุงู’ู„ุญูŽูƒููŠู’ู…
Artinya :ย ย ย  Dalam riwayat yang lain dari Abu Hurairah bahwa : Nabi s.a.w. ziarah ke makam ibunya kemudian menangis lalu menangislah orang-orang sekitarnya. (H.R. Muslim [hadits ke 2256], dan al-Hakim [hadits ke 1390]).

Jadi dengan demikian, menangis di dekat kubur tidaklah berimplikasi pada kekafiran, begitu juga tidak mendatangkan siksa bagi mayit yang ditangisi.
Adapun Pendapat para ulamaโ€™ tentang ziarah kubur diantaranya:
1.ย ย ย  Imam Ahmad bin Hanbal
Ibnu Qudamah dalam kitabnya โ€œal-Mughniโ€ menceritakan bahwa Imam Ahmad bin Hanbal pernah ditanya pendapatnya tentang masalah ziarah kubur, manakah yang lebih utama antara ziarah kubur ataukah meninggalkannya. Beliau Imam Ahmad kemudian menjawab, bahwa ziarah kubur itu lebih utama.
2.ย ย ย  Imam Nawawi
Imam Nawawi secara konsisten berpendapat dengan hukum sunahnya ziarah kubur. Imam Nawawi juga menjelaskan tentang adanya ijmaโ€™ dari kalangan ashabus Syafiโ€™i (para pengikut Imam Syafiโ€™i) tentang sunahnya ziarah kubur.
3.ย ย ย  Doktor Said Ramadlan al-Buthi
Doktor Said Ramadhan al-Buthi juga berbendapat dengan pendapat yang memperbolehkan ziarah kubur. Al-Buthi berkata, โ€œBelakangan ini banyak dari kalangan umat Islam yang mengingkari sampainya pahala kepada mayit, dan menyepelekan permasalahan ziarah ke kubur.โ€

(Disarikan dariย  buku Amaliah NU dan Dalil-Dalilnya, Penerbit LTM (Lembaga Taโ€mir Masjid)PBNU.


Terkait

Syariah Lainnya

Lihat Semua