Daerah

27 Tahun Mengabdi, Guru Honorer di Cilacap Dapat Bantuan Benah Rumah NU Care-LAZISNU

Senin, 5 Oktober 2026 | 09:00 WIB

27 Tahun Mengabdi, Guru Honorer di Cilacap Dapat Bantuan Benah Rumah NU Care-LAZISNU

Serah terima bantuan Benah Rumah untuk guru honorer di Nusawungu, Jumat (25/9/2026) (NU Care-LAZISNU Cilacap)

Cilacap, NU Online

Langkah kaki Nur Wahidin saban pagi menuju ruang kelas MI I’anatul Muslimin Nusawungi Cilacap Jawa Tengah tak pernah goyah. Selama 27 tahun, dalam riuhnya anak-anak yang menimba ilmu, dia setia mengabdi sebagai guru honorer non-PNS. Dedikasi sunyi yang ia rawat puluhan tahun itu akhirnya berbuah kehangatan yang tak terhingga menjelang akhir September 2026.

 

Jumat (25/9/2026), kediaman Nur Wahidin di RT 03/RW 01, Desa Danasri Lor, Kecamatan Nusawungu, mendadak riuh hangat. Pengabdian panjangnya mendapat ruang apresiasi istimewa melalui program Benah Rumah yang digagas dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Ke-97 Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU).

 

Program sosial ini lahir dari kolaborasi erat antara LP Ma’arif NU Cilacap, NU Care-LAZISNU Cilacap, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap.

 

Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU Cilacap menyampaikan bahwa program Benah Rumah merupakan bagian dari ikhtiar lembaga untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara lebih nyata dan tepat sasaran.

 

“Guru adalah bagian penting dalam perjalanan pendidikan anak-anak kita. Karena itu, melalui program Benah Rumah ini, kami ingin menghadirkan rasa terima kasih dan kepedulian kepada para guru yang telah mengabdikan hidupnya untuk pendidikan,” ujarnya dikonfirmasi Sabtu (2/10/2026)..

 

Sementara itu, sinergi bersama LP Ma’arif NU Cilacap dan Kementerian Agama Kabupaten Cilacap menjadi bagian penting dalam memastikan program pemberdayaan dan kepedulian terhadap guru madrasah dapat terus dikembangkan.

 

“Dari rumah yang dibenahi, semoga lahir semangat yang kembali diperbarui; dari guru yang dimuliakan, semoga tumbuh generasi yang semakin berilmu dan berakhlak,” ujar Farah.

 

Menurut penuturan Farah, pada kegiatan ini NU Care-LAZISNU Cilacap menjadi donatur utama dengan nilai bantuan RP16 juta. Kemudian mengajak kemenag juga untuk ikut serta bekerjasama dengan menyumbangkan dana senilai Rp4 juta. Sedangkan LP Ma'arif NU Cilacap menyumbang Rp2 juta

 

Ungkapan rasa haru dan syukur tak mampu disembunyikan oleh Nur Wahidin. Ungkapan terima kasih yang tulus disampaikan kepada semua pihak yang terlibat.

 

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah bergotong royong membenahi rumah kami, sehingga rumah ini menjadi lebih nyaman untuk ditempati,” ujar Nur Wahidin.

 

Nur Wahidin mengaku sangat mengapresiasi program ini. Dirinya pun berharap agar program tersebut bisa berlanjut untuk guru-guru yang bernasib seperti dirinya.

 

Seraya meninjau kondisi kediaman yang mulai direnovasi, Kepala Kemenag Cilacap, H Aziz Muslim, melontarkan doa dan harapan agar hunian baru ini membawa berkah yang melimpah bagi keluarga Nur Wahidin.

 

“Semoga rumah yang penuh berkah dan manfaat ini menjadi baiti jannati (rumahku surgaku) bagi keluarga,” doa H Aziz Muslim.

 

Mometum tersebut juga dihadiri jajaran pengurus LP Ma’arif NU Cilacap, NU Care-LAZISNU Cilacap, MWCNU Nusawungu, serta jajaran pendidik dari MI I’anatul Muslimin.