Ambulans NU Bantul DIY Selalu Aktif, 1.047 Layanan pada Agustus 2026
Ahad, 6 September 2026 | 08:00 WIB
Ambulans MWCNU Srandakan mengantar pasien ke RS PKU Muhammadiyah Bantul, Agustus 2026 (NU Care-LAZISNU Bantul)
Bantul, NU Online
Layanan Ambulans NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat aktivitas pelayanan yang cukup tinggi sepanjang Agustus 2026. Sebanyak 1.047 perjalanan (trip) dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Bantul dan sekitarnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 970 perjalanan merupakan layanan ambulans pasien, sedangkan 77 perjalanan digunakan untuk layanan jenazah.
Baca Juga
17 Ambulans Gratis dari Koin NU Bantul
Data tersebut disampaikan Koordinator Driver Ambulans NU se-Bantul, Hermawan, dalam keterangan tertulis pada Rabu (2/9/2026).
Menurut Hermawan, tingginya aktivitas tersebut menunjukkan bahwa keberadaan layanan ambulans NU terus dibutuhkan masyarakat. Selain membantu akses transportasi pasien menuju fasilitas kesehatan, ambulans juga memberikan pelayanan transpotasi untuk jenazah.
Berdasarkan kelompok usia, layanan ambulans paling banyak digunakan oleh kelompok usia lanjut. Pasien berusia 60–70 tahun tercatat sebanyak 298 orang, sementara kelompok usia 70 tahun ke atas mencapai 274 orang.
"Kelompok usia 50–60 tahun sebanyak 228 orang. Layanan ambulans juga menjangkau kelompok usia lainnya, mulai dari anak-anak hingga usia produktif," ujarnya.
Sementa berdasarkan kategori diagnosis, stroke menjadi salah satu kasus terbanyak dengan 170 pasien, disusul hemodialisis (HD) sebanyak 162 pasien dan penyakit dalam sebanyak 105 pasien. Berikutnya, tercatat 91 pasien emergency IGD, 76 pasien kontrol pascaoperasi, 55 pasien kanker, serta 54 pasien pulang opname. Adapun kategori diagnosis lainnya mencapai 334 pasien.
Dari sisi tujuan pelayanan, RSUP Dr. Sardjito menjadi tujuan terbanyak dengan 235 perjalanan. Berikutnya RSUD Panembahan Senopati Bantul sebanyak 223 perjalanan dan RSU PKU Muhammadiyah Bantul sebanyak 110 perjalanan. Selain rumah sakit tersebut, ambulans NU juga melayani perjalanan menuju berbagai fasilitas kesehatan dan tujuan lainnya, termasuk mengantarkan pasien ke rumah.
"Berdasarkan jenis layanan, antar-jemput pasien mendominasi dengan 801 perjalanan. Layanan lainnya meliputi antar pasien sebanyak 96 perjalanan, antar jenazah/pemakaman 69 perjalanan, dan jemput jenazah sebanyak 62 perjalanan, serta layanan lainnya dan kegiatan NU," lanjut Hermawan.
Aktivitas pelayanan ambulans berlangsung setiap hari dengan jumlah perjalanan yang berbeda-beda. Berdasarkan statistik harian, jumlah pelayanan tertinggi terjadi pada 14 Agustus 2026 dengan 53 perjalanan dalam sehari.
Hermawan menegaskan, para driver ambulans NU terus siap memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat. “Layanan ambulans terus bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat. Setiap hari para driver siap mengantarkan pasien maupun memberikan layanan kemanusiaan lainnya.”
Data tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Ambulans NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Bantul bukan sekadar layanan transportasi pasien, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial-kemanusiaan NU yang hadir membantu masyarakat ketika membutuhkan, baik untuk keperluan kesehatan maupun pelayanan jenazah.