Hujan Deras Enam Jam, Banjir Kepung Tiga Kecamatan di Kota Padang
Selasa, 4 Agustus 2026 | 20:30 WIB
Tim gabungan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Padang. (Dok BPBD Kota Padang)
Jakarta, NU Online
Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatra Barat pada Senin (3/8/2026) setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan terendam air.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menjelaskan bahwa banjir berdampak pada tiga kecamatan di Kota Padang.
“Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, banjir berdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung,” ujarnya pada Selasa (4/8/2026).
Baca Juga
Cara Bersuci tatkala Kondisi Banjir
Abdul menjabarkan di Kecamatan Kuranji, banjir merendam Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, genangan terjadi di Kelurahan Aia Pacah, kawasan di belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri.
Ia menambahkan, di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.
“Hingga kini, pendataan terhadap korban jiwa maupun kerugian materiil masih dalam proses oleh BPBD Kota Padang. Dari pantauan visual yang kami terima, banjir menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan,” katanya.
Abdul menyampaikan bahwa BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan penanganan darurat. Upaya yang dilakukan antara lain mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman menggunakan perahu polietilen.
“Selain itu, BPBD juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan kaji cepat dan pendataan dampak bencana guna mendukung penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini, banjir di sejumlah titik dilaporkan masih belum surut. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan yang masih mengguyur sebagian wilayah terdampak.
“BPBD Kota Padang bersama unsur pemerintah daerah, OPD terkait, serta masyarakat masih terus melakukan upaya penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir,” ungkapnya.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya.
“Masyarakat yang berada di wilayah rawan diharapkan terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi keselamatan bersama,” pungkasnya.