Jaga Kebersihan, 700 Santri Tambakberas akan Diterjunkan Jadi 'Carbon Warriors' di Muktamar Ke-35 NU
Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Para santri saat menyambut Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Jatim (Foto: Tambakberas TV)
Jombang, NU Online
Sebanyak 700 santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur akan diterjunkan sebagai relawan kebersihan bernama 'Carbon Warriors' untuk mengawal pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU pada 27–31 Agustus 2026.
Tim ini bertugas memastikan kawasan pesantren dan lokasi utama kegiatan bebas dari penumpukan sampah selama forum musyawarah tertinggi NU tersebut berlangsung.
Pembentukan tim kebersiha ini diinisiasi oleh panitia lokal (Panlok) bersama Yayasan PPBU atas arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Ketua Panlok Muktamar Ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, menyampaikan bahwa pembentukan 'Carbon Warriors' ini sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan volume sampah selama Muktamar.
"Karena kita diminta PBNU untuk membentuk tim relawan kebersihan yang bertugas membersihkan area-area berpotensi penumpukan sampah," ujar kiai yang akrab disapa Gus Rozaq ini, Rabu (12/8/2026).
Gus Rozaq menjelaskan, 700 personel 'Carbon Warriors' berasal dari berbagai ribath atau asrama Pesantren Bahrul Ulum. Mereka disiagakan dari total 4.000 santri yang tidak dipulangkan selama agenda Muktamar.
Menurut Ketua Umum yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini, seluruh anggota tim akan beroperasi secara bergiliran selama 24 jam penuh dengan skema patroli keliling serta penjagaan di titik-titik rawan penumpukan.
Alur kerja relawan mencakup pemungutan, penampungan, hingga pengangkutan sampah menuju kontainer Tempat Penampungan Sampah (TPS) di kawasan pesantren.
Gus Rozaq menegaskan, para santri yang tergabung dalam 'Carbon Warriors' bekerja secara sukarela sebagai bentuk khidmah.
Sementara itu, sekitar 3.300 santri Pesantren Bahrul Ulum lainnya ditugaskan untuk mendukung operasional divisi akomodasi, transportasi, logistik, dan pelayanan di sembilan tower penginapan.
Khidmah para santri ini mendapat dukungan dari Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Pusat. IKABU menyediakan sarana penunjang operasional, seperti bak sampah, gerobak pengangkut, dan rompi seragam khusus relawan.
Ketua Umum IKABU Pusat, Faizun Amir menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan rompi bagi 500 hingga 700 anggota 'Carbon Warriors'. Di samping itu, IKABU juga mengusahakan penyediaan tempat sampah terpisah (organik dan non-organik) guna menjamin keberlanjutan pemanfaatannya di lingkungan pesantren seusai helatan Muktamar.
Untuk memastikan alur sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) berjalan lancar, panitia telah bekerja sama dengan DLH Kabupaten Jombang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dari sisi sanitasi, DLH Pemerintah Jawa Timur di juga siap mendukung kelancaran acara dengan memfasilitasi toilet portabel di berbagai titik.