Pidie Jaya, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pidie Jaya memusatkan perhatian pada penguatan kaderisasi melalui Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan II.
Kegiatan kaderisasi tersebut akan dilaksanakan pada 7–9 Agustus 2026 di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Kabupaten Pidie Jaya. Sejak pendaftaran dibuka, antusiasme peserta terus meningkat dengan jumlah pendaftar yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Baca Juga
Jadi Pengurus NU Harus Ikut PKPNU
Ketua PCNU Pidie Jaya, Tgk Ikhwani, yang akrab disapa Abati Ikhwani kepada NU Online, Sabtu (1/8/2026) mengatakan kaderisasi merupakan prioritas utama organisasi, terutama dalam menyongsong Muktamar Ke-35 NU.
"Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, penguatan kaderisasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Melalui PD-PKPNU kami ingin mencetak kader yang memahami fikrah, harakah, dan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, memiliki integritas, serta siap mengabdi kepada umat, bangsa, dan jam'iyah," ujarnya.
Menurut Abati Ikhwani, Muktamar bukan hanya forum memilih kepemimpinan baru, tetapi juga momentum memperkuat kualitas sumber daya kader agar NU semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.
Ia mengungkapkan bahwa hingga awal Agustus 2026, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 500 orang yang berasal dari berbagai daerah di Aceh. Para pendaftar tidak hanya berasal dari kalangan pengurus dan aktivis NU, tetapi juga dari unsur akademisi, guru dayah, dosen, aparatur sipil negara, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga kalangan profesional.
"Alhamdulillah, pendaftar sudah mencapai sekitar 500 orang. Ini menunjukkan tingginya kesadaran kader terhadap pentingnya penguatan ideologi dan keorganisasian Nahdlatul Ulama. Angka ini menjadi salah satu yang terbesar, bahkan dapat dikatakan sebagai jumlah pendaftar terbanyak yang pernah tercatat dalam pelaksanaan PD-PKPNU di wilayah ini," kata Abati Ikhwani.
Sementara itu, Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan II, Tgk Zulfikar, yang juga Wakil Ketua PCNU Pidie Jaya, mengatakan panitia terus mematangkan seluruh persiapan karena tingginya antusiasme pendaftar yang melampaui ekspektasi awal.
"Respons Nahdliyin sangat luar biasa. Pendaftar datang dari berbagai kabupaten dan lintas elemen masyarakat. Kondisi ini tentu menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi panitia untuk memberikan pelayanan terbaik serta memastikan seluruh proses kaderisasi berjalan sesuai standar Sistem Kaderisasi Nahdlatul Ulama," ujarnya.
Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa kaderisasi masih menjadi kebutuhan utama dalam memperkuat basis organisasi di tengah berbagai perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan memperoleh materi mengenai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sejarah dan khidmah NU, keorganisasian, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta penguatan komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Pendaftaran peserta masih dibuka secara daring melalui SisKader NU pada tautan https://siskader.nu.id/r/s2tbnhaw1m. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Tgk Ikhwani (0852-6109-9326), Tgk ZulfikarFJangka Buya (0852-7742-7994), dan Tgk Rizki (+62 822-7733-3437).