Perkuat Kerja Sama, Mudi Samalanga Gelar Pertemuan dengan Lembaga Mitra dan Dayah Cabang
Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30 WIB
Wadir I Dayah Mudi Samalanga Aba Nisam bersama pengurus dayah Mitra Dayah Mudi Samalanga saat pertemuan di aula Ma'had Aly Mudi Samalanga, Rabu (10/6/2026). (Foto: istimewa)
Bireuen, NU Online
Untuk mempererat hubungan silaturahim serta memperkuat kerja sama kelembagaan dengan berbagai lembaga mitra dan dayah cabang yang menerima guru tugas bantu dari Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga, dilaksanakan pertemuan dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Aula Ma’had Aly Mudi Masjid Raya Samalanga, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Direktur I Dayah Mudi Masjid Raya Samalanga, Tgk. H. Helmi Imran, yang akrab disapa Aba Nisam. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat antara Dayah Mudi dengan lembaga-lembaga mitra serta jaringan dayah cabang yang tersebar di berbagai daerah.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai landasan untuk menjalin hubungan kerja sama yang lebih terarah, terstruktur, dan berkelanjutan di masa mendatang, khususnya dalam penguatan program pendidikan, dakwah, kaderisasi ulama, dan pengabdian guru tugas bantu.
Tgk. Muhammad Yasir selaku panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Dayah Mudi dan seluruh lembaga mitra yang selama ini telah menjalin hubungan baik dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan sumber daya manusia.
Tgk Muhammad Yasir menambahkan Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan perkembangan lembaga pendidikan Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga yang terus mengalami kemajuan. Saat ini, Mudi tidak hanya menyelenggarakan pendidikan muadalah pada jenjang Wustha dan Ulya, tetapi juga telah mengembangkan pendidikan tinggi melalui Ma’had Aly yang berhasil meraih berbagai prestasi dan pengakuan di tingkat nasional.
"Pada jenjang Ma’had Aly, saat ini telah berjalan program Marhalah Ula (setara S-1) dan Marhalah Tsaniyah (setara S-2). Bahkan, pihak Ma’had Aly MUDI sedang menunggu terbitnya izin operasional Marhalah Tsalisah (setara S-3) dari pemerintah. " ujarnya
Ia mengatakan Kehadiran program tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi MUDI sebagai salah satu pusat pendidikan Islam, pengembangan kajian turats, dan kaderisasi ulama terkemuka di Aceh maupun Indonesia.
Melalui pertemuan ini diharapkan terbangun komunikasi yang lebih intensif serta kolaborasi yang semakin kuat antara Dayah Mudi dan seluruh lembaga mitra demi kemajuan pendidikan Islam, penguatan jaringan dayah, serta peningkatan kualitas pengabdian para guru tugas bantu di berbagai daerah.
Salah satu peserta yang hadir, Tgk. H. Tu Bulqaini Tanjungan (Tu Bulqaini) selaku pimpinan Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah yang berlokasi di Gampong Lueng Bata, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, hubungan antara dayah induk dan dayah cabang harus terus dirawat dan diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Ia berharap silaturahmi yang telah terjalin selama ini tidak hanya terbatas pada penempatan guru tugas bantu, tetapi juga terus berkembang dalam berbagai bidang, terutama penguatan mutu pendidikan, pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, serta kerja sama dakwah dan sosial kemasyarakatan.
"Hubungan antara Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga dengan dayah-dayah cabang merupakan ikatan keilmuan dan kekeluargaan yang harus terus dirajut. Kami berharap kerja sama ini semakin kuat dan terarah demi kemajuan pendidikan Islam serta lahirnya generasi ulama dan intelektual yang mampu menjawab tantangan zaman," ujarnya.