Internasional

12 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Selasa, 7 April 2026 | 10:00 WIB

12 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Ilustrasi Palestina. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online

Ada 12 warga Palestina meninggal dunia karena serangan Israel di Gaza pada Senin (6/4/2026) waktu setempat.


"Sumber medis melaporkan bahwa 12 orang telah terbunuh di Jalur Gaza sejak fajar pada Senin, termasuk 10 di wilayah tengah Jalur dan dua lainnya di bagian utara," demikian sebagaimana dilansir WAFA pada Senin (6/4/2026).


Lebih lanjut, Koresponden WAFA menyebut bahwa 10 orang tersebut terbunuh gegara tembakan pasukan Israel, sedangkan lainnya mengalami luka-luka di kamp pengungsian Al-Maghazi di bagian tengah Gaza.


Sementara itu, dua warga lain yang tewas karena serangan Israel kepada dua kendaraan di Kota Khan Yunis, selatan Gaza, dan serangan pada sepeda listrik di Syekh Radwan, Kota Gaza. Serangan-serangan tersebut juga membuat sejumlah warga mengalami luka-luka.


Sumber lokal melaporkan bahwa pasukan Israel menembakkan dua kendaraan dekat Jalan 5 di Khan Yunis. Hal tersebut membunuh seorang warga dari kamp pengungsian Al-Bureij dan melukai empat lainnya.


Selain itu, Israel juga menyerang seorang warga Palestina hingga menderita memar pada Senin (6/4/2026) malam di Masafer Yatta, selatan Hebron. Sementara itu, pasukan lain menyerang kendaraan warga Palestina dengan bebatuan di timur provinsi itu, seperti dilansir WAFA.


Aktivis antikolonialisme Osama Makhmareh mengatakan kepada WAFA, bahwa Israel menyerang Sami Al-Huraini, seorang aktivis, di Khirbet Al-Fakhit di Masafet Yatta, hingga menyebabkannya memar.


Ia menambahkan bahwa pasukan lainnya mendirikan sebuah tenda di area Tel Main di Kota Yatta dan menghancurkan pagar di sekeliling lahan yang dimiliki Makhmareh dan keluarga Jabarin.


Sejak 7 Oktober 2023, sumber medis menyebut bahwa ada kenaikan angka kematian dan luka-luka, yakni mencapai 72.302 orang meninggal dan 172.090 luka-luka. Sementara sejak diumumkan gencatan senjata pada 11 Oktober 2025 lalu, ada 723 warga yang meninggal dan 1.990 terluka.


Hingga hari ini, meski gencatan senjata sudah diteken, serangan dan kekerasan Israel terhadap Palestina dan sejumlah warga yang hidup di dalamnya masih berlangsung. Bahkan, warga Muslim dan Nasrani dihalang-halangi beribadah di kota suci Al-Quds.