Internasional

Zohran Mamdani Sebut Netanyahu Penjahat Perang, PM Israel Balik Tuduh Mamdani Dukung Hamas

Rabu, 23 September 2026 | 14:30 WIB

Zohran Mamdani Sebut Netanyahu Penjahat Perang, PM Israel Balik Tuduh Mamdani Dukung Hamas

Wali Kota New York City Zohran Mamdani. (Foto: dok istimewa)

Jakarta, NU Online

Wali Kota New York City Zohran Mamdani menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai penjahat perang dan mengatakan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Netanyahu harus dihormati.

 

Mamdani menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara dengan CNN menjelang kunjungan Netanyahu ke New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia mengatakan telah terbuka kepada warga New York mengenai pandangannya terhadap Netanyahu dan perang di Gaza.

 

“Terkait Benjamin Netanyahu, saya telah menyatakan pandangan saya bahwa ia adalah seorang penjahat perang dan dalang di balik genosida mengerikan terhadap rakyat Palestina,” kata Mamdani, seperti dikutip CNN.

 

Mamdani mengakui Pemerintah Kota New York tidak memiliki kewenangan untuk melaksanakan surat perintah penangkapan ICC terhadap Netanyahu. Namun, menurut dia, keberadaan surat perintah tersebut berkaitan dengan prinsip akuntabilitas dan supremasi hukum.

 

“Saya meyakini bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang harus dihormati,” ujarnya.

 

Ia mengatakan penting bagi masyarakat untuk memiliki kepercayaan terhadap institusi politik dan prinsip pertanggungjawaban hukum. Mamdani juga merujuk pada pertemuannya dengan Wali Kota Den Haag dalam acara U20 yang membahas sejumlah persoalan, termasuk supremasi hukum.

 

“Jika Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menilai seseorang patut ditangkap karena melanggar hukum-hukum tersebut, maka siapa kita hingga berani mengatakan bahwa ada pihak yang kebal hukum?” kata Mamdani.

 

Pernyataan Mamdani kemudian mendapat respons dari Netanyahu. Perdana Menteri Israel tersebut menuduh Mamdani mendukung Hamas dan menghasut kerusuhan terhadap warga Yahudi di New York.

 

“Sungguh memalukan, Tuan Mamdani. Sungguh memalukan Anda mendukung Hamas,” kata Netanyahu dalam video yang diunggah melalui akun X miliknya.

 

Netanyahu juga menuduh Mamdani menghasut kerusuhan terhadap warga Yahudi di New York. Ia mengatakan akan menyampaikan pandangannya mengenai Mamdani dalam kunjungannya ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

 

“Saya datang ke PBB. Saya akan mengatakan kebenaran tentang tentara kami yang heroik. Saya akan mengatakan kebenaran tentang Anda,” ujar Netanyahu.

 

Soal Surat Perintah ICC

ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu pada November 2024 atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam perang Gaza. Israel menolak tuduhan tersebut dan tidak mengakui yurisdiksi ICC. Amerika Serikat dan Israel bukan negara pihak Statuta Roma yang menjadi dasar pembentukan ICC.

 

Mamdani sebelumnya juga telah menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan surat perintah tersebut, sembari mengakui bahwa sebagai wali kota New York ia tidak memiliki kewenangan hukum untuk menangkap Netanyahu secara mandiri.

 

Sementara itu, Netanyahu dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York. Dalam pidatonya, ia mengatakan akan membela tindakan militer Israel dan merespons kritik terhadap pemerintahannya.