Jatim

PWNU Jatim Gagas Gerakan Nuconomic ala Nahdlatut Tujjar Berbasis pasa 3 Pilar

Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

PWNU Jatim Gagas Gerakan Nuconomic ala Nahdlatut Tujjar Berbasis pasa 3 Pilar

Sidang Komisi Ekonomi pada Muskerwil PWNU Jatim beberapa waktu lalu. (Foto: NOJ/ Dok. PWNU Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggagas ‘Gerakan Nuconomic’ yang berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala Nahdlatut Tujjar. Gerakan itu telah disepakati pada Muskerwil PWNU Jatim di Tuban pada 11-12 April 2026 lalu dan siap dibawa ke forum Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) pada akhir April 2026.

 

"Kalau abad pertama NU ada gerakan 'Nahdlatut Tujjar' yang dikembangkan para muassis NU, maka abad kedua NU juga harus menjadikan Nahdlatut Tujjar sebagai inspirasi untuk mengembangkan gerakan serupa yang sesuai tantangan ekonomi abad kedua," kata Wakil Ketua PWNU Jatim H Hakim Jayli dalam pernyataan di Surabaya, Selasa (14/04/2026).

 

Ia mengatkan, Komisi Ekonomi pada Muskerwil PWNU Jatim di Tuban telah menyepakati Gerakan Nuconomic tersebut untuk dijadikan sebagai gerakan nasional. Menurutnya, gerakan itu fokus pada pemberdayaan ekonomi warga NU berbasis tiga pilar ekonomi.

 

“Yakni pendampingan UMKM, pendampingan petani/nelayan/peternak (industri hilirisasi), dan pemanfaatan filantropi Islam (ZIS/wakaf) untuk pemberdayaan ekonomi warga,” terangny.

 

Untuk pelaksanaannya, katanya, akan dibuat pilot project perhutanan sosial pada tiga titik, yakni PCNU Blitar, Kabupaten Malang, dan Situbondo. "Pilot project yang sudah mulai berjalan adalah sertifikasi halal UMKM, permodalan usaha melalui ZIS produktif, pendampingam kemasan dan foto produk UMKM," katanya.

 

Tak hanya itu, hilirisasi bidang nelayan dan peternak juga sudah ada dukungan dari kader NU alumni Instititut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Astutik. “Dia menemukan kolagen berbahan sisik ikan lemuru (sardinella lemuru) asal Banyuwangi Jawa Timur yang berkualitas internasional,” ucapnya.

 

Selengkapnya klik di sini.