118 Hotel Siap Tampung 108 Ribu Jamaah Haji Indonesia Kloter Pertama
Senin, 20 April 2026 | 21:00 WIB
Madinah, NU Online
Kota Madinah Al-Munawarah siap menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia yang akan menjalani rangkaian ibadah haji. Kesiapan penginapan menjadi salah satu kunci utama agar jamaah dapat beristirahat dengan nyaman serta menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menyiapkan 118 hotel untuk menampung sebanyak 103 ribu jamaah haji Indonesia gelombang pertama dijadwalkan tiba di Madinah. Hotel-hotel itu tersebar di tiga wilayah utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat).
Perbedaan karakteristik hotel di Madinah, terutama dari sisi kapasitas kamar, menjadi tantangan tersendiri dalam penempatan jamaah. Kapasitas hotel yang tidak selalu sebanding dengan jumlah jamaah dalam satu kelompok terbang (kloter) membuat penempatan harus dilakukan dengan penyesuaian.
Dalam kondisi tersebut, sebagian jamaah dalam satu kloter dimungkinkan menempati hotel yang berbeda. Namun demikian, Kemenhaj memastikan seluruh layanan tetap diberikan secara setara tanpa perbedaan kualitas.
Kasi Akomodasi Daker Madinah Zaenal Mutaqin menegaskan bahwa seluruh jamaah akan memperoleh layanan dengan standar yang sama.
“Seluruh layanan yang kita berikan kepada jamaah itu sama. Mulai dari hotel, konsumsi, transportasi, hingga layanan ibadah seperti ziarah, semuanya sudah distandarkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, standar layanan tersebut mencakup konsumsi, transportasi, pengangkutan koper, hingga program ibadah seperti city tour dan ziarah Raudhah. Karenanya, seluruh jamaah tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.
Meski terdapat variasi kualitas hotel, mulai dari setara bintang tiga hingga sebagian mendekati bintang empat, hal tersebut tidak mengurangi standar pelayanan yang diterima jamaah.
“Memang hotelnya berbeda, tetapi standar layanannya sama. Bahkan ada hotel dengan fasilitas mendekati haji khusus, meski jamaahnya reguler,” jelasnya.
Kemenhaj juga berupaya agar jamaah dalam satu keluarga, pasangan suami istri, serta jamaah lanjut usia (lansia) beserta pendampingnya tidak terpisah dalam penempatan hotel.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan jamaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk selama berada di Madinah.